Kronologi dan Latar Belakang Perlawanan Rakyat Indonesia Terhadap Kolonialisme dan Imperialisme

Pada awalnya, kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia diterima dengan baik oleh rakyat Indonesia. Namun, semakin lama bangsa-bangsa Eropa tersebut menunjukkan sikap yang kasar. Selain itu, mereka mulai menguasai dan memonopoli perdagangan rempah-rempah di Indonesia. Lambat-laun rakyat Indonesia mulai menunjukkan sikap permusuhan kepada kekuasaan bangsa Eropa. Perlawanan demi perlawanan dilakukan oleh rakyat Indonesia.
In the beginning, the arrival of Europeanpeoples in Indonesia was. welcomed by Indonesian people. However, from day to day those peoples showed more and more impolite attitude. Besides, they. Began to control and monopolize the spices trade in Indonesia. As a result, Indonesian people gradually became hostile to the European peoples. Various resistances. were conducted by Indonesian people.
Below are some factors which stimulated Indonesian people's resistances. "Berikut ini adalah faktor-faktor yang mendorong rakyat Indonesia melakukan perlawanan".
 
1. The attitude of Western peoples who wanted to control the natural riches of Indonesia and colonize  Indonesian people.
"Sikap bangsa Barat yang ingin menguasai kekayaan alam dan menjajah rakyat Indonesia"

 
2. The desire to live a secure and peaceful life.
"Keinginan untuk hidup aman dan tenteram"

3. The desire to bessovereign in their own territory.
"Keinginan untuk berdaulat di wilayah sendiri"
 
4. The colonialistic and imperialistic systems severly restrained the life of Indonesian people.
"Sistem kolonialisme dan imperialisme sangat membelenggu kehidupan rakyat Indonesia"

Though resistances were performed by the people and rulers in different regions, they always failed.
"Walaupun berbagai perlawanan telah dilakukan oleh rakyat dan penguasa di berbagai daerah, namun selalu mengalami kegagalan"

 
The followings are some factdrs which made Indonesian people fail in resisting the colonialists.
"Faktor-faktor penyebab kegagalan rakyat Indonesia dalam melawan penjajah adalah sebagai berikut":
 
1. Lack of unity and oneness the people and kingdoms in Indonesia. Kurangnya persatuan dan kesatuan antara rakyat dan kerajaan yang ada di Indonesia. 

2. The Indonesian human resource was not as strong as Western (colonialists) human resource. Sumber daya manusia bangsa Indonesia yang lemah jika dibandingkan dengan sumber daya manusia bangsa barat (penjajah). 

Kronologi dan Latar Belakang Perlawanan Rakyat Indonesia Terhadap Kolonialisme dan Imperialisme

3. The existence of traitors among Indonesian people themselves. Adanya pengkhianat di kalangan rakyat Indonesia sendiri. 

4. The struggle to resist colonialists was not well-organized. Perjuangan dalam melawan penjajah kurang terorganisir. 

5. Lack of communication between one region and another, so there was no simultaneous movement to resist the colonialists. Kurangnya sarana komunikasi antardaerah, sehingga tidak ada gerakan serempak untuk melawan penjajah. 

6. The growth of regionalism, so the people were easily divided by the colonialists. Semakin kuatnya unsur kedaerahan, sehingga rakyat mudah dipecah-belah oleh penjajah.

7. Rivarly inside the kingdoms themselves resulting in internal corijlicts that made them unaware that the real enemies were the Western colonialists. Adanya persaingan di lingkungan kerajaan itu sendiri, sehingga menyebab-kan konflik internal, sedangkan mereka tidak menyadari bahwa musuh yang sebenarnya adalah bangsa barat (kolonial).




Sumber Pustaka: Yrama Widya