Langkah-Langkah Membuat Surat Rekomendasi

Surat rekomendasi biasanya diperlukan ketika kita melamar pekerjaan, memasuki universitas, maupun melanjutkan pendidikan. Dalam hal ini surat rekomendasi memegang peranan sangat penting. Bahkan dalam be-berapa kasus, surat rekomendasilah yang menentukan berhasil tidaknya suatu lamaran. Surat rekomendasi biasanya diberikan oleh atasan atau pembimbing, atau personal yang kita mintai untuk menuliskan surat rekomendasi.

Surat-surat rekomendasi menekankan bagaimana seseorang telah bekerja atau belajar pada pekerjaan atau penelitian sebelumnya dan mencakup juga keahlian yang dimilikinya. Surat rekomendasi harus jtiga mencakup hubungan antara orang yang direkomendasikan dan pihak yang memberikan rekomendasi. Akan lebih baik jika orang yang memberikan rekomendasi mempunyai reputasi ilmiah.

Terlebih lagi jika orang yang memberi rekomendasi mempunyai hubungan khusus dengan pihak ke mana kita akan menyerahkan aplikasi. 

Memberikan surat rekomendasi juga bukan hal yang mudah. Sebenarnya, kebijakan (policy) terbaik dalam menulis rekomendasi adalah menulis fakta secara jujur, menulis apa adanya sesuai dengan apa yang kita lihat dan yakini.

Akan tetapi jika orang yang akan direkomendasikan mempunyai beberapa aspek mental yang tidak baik ataupun prestasi akademik yang sekadar rata-rata, cara demikian akan berakibat fatal. Sebaliknya, menulis rekomendasi dengan melebih-lebihkan atau mengada-ada juga tidak baik.

Oleh karenanya, yang terpenting ketika memberikan surat rekomendasi adalah kejujuran dalam gaya bahasa diplomatis. Anda memang harus menulis sesuai dengan apa yang anda lihat, tetapi pada saat bersamaan informasi tersebut mesti disampaikan dengan bahasa yang luwes. Berikut adalah beberapa contoh dari surat meminta rekomendasi dan surat rekomendasi itu sendiri. 

Kita bisa meminta seseorang, tentu saja yang sudah dikenal kapasitas keilmuannya, untuk memberikan surat rekomendasi bagi kita. Contoh dari surat seperti ini misalnya:

Langkah-Langkah Membuat Surat Rekomendasi

Sesungguhnya surat rekomendasi mempunyai format yang baku. Meskipun bervariasi menurut pemberi rekomendasi, sebuah surat rekomendasi biasanya mesti berisikan hubungan pribadi antara pemberi rekomendasi dan orang yang direkomendasikan, hubungan akademis, kapan dan sampai sejauh mana mengenal orang yang direkomendasikan, dan kesan-kesan selama masa berkenalan tersebut, menyangkut daya inisiatifnya, daya intelektual, keahlian bereksperirnan, kemampuan asing, kerjasamanya, kemampuan beradaptasi, dsb.

Kemudian mesti menyebutkan pula kondisi kerja/penelitian saat ini, status atau pangkat yang sekarang, bidang penelitian yang disukai, dan motivasi belajar ke luar negeri, dan apa yang akan dikerjakan setelah selesai belajar. Itulah hal-hal yang mestinya disebutkan dalam surat rekomendasi.

Berikutnya adalah hal-hal yang lebih bersifat pribadi dari orang yang diberi rekomendasi, misalnya sifat-sifat seperti pendiam, supel, periang, juga bagaimana ketaatan pada agamanya, dsb. Terakhir ditulis kesimpulan dari seluruh penilaian tersebut.



Sumber Pustaka: Kesaint Blanc-Anggota IKAPI