Pengelolaan dan Pengembangan Koperasi di Masyarakat

Pengelolaan koperasi memerlukan kelengkapan perangkat organisasi dan pelaksanaan tugas secara baik oleh semua perangkat. Di samping itu, maju-mundurnya koperasi juga dipengaruhi oleh beberapa hal berikut:
The management of a cooperative requires complete organizational apparatuses who perform their duties well. In addition, the development of a cooperative is also affected by several things as follows.

Cooperative Awareness in Society - Kesadaran Berkoperasi di Kalangan Masyarakat

Positive and participative attitudes to cooperatives and awareness of their existence are important factors which determine thes development of cooperatives. The greater the' number of people who are aware of the importance of cooperatives for improving the members's welfare, the easier it will be for cooperatives to increase their capital because more and more people become members of cooperatives.

Participative attitudes and a common feeling of belonging to the cooperatives produce creative ideas about how to develop the cooperatives and increase the surplus so that the people 's welfare will improve. 

Sikap positif, sadar, dan partisipatif terhadap keberadaan koperasi merupakan faktor penting untuk perkembangan perkoperasian. Semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya koperasi bagi kesejahteraan semua anggota akan semakin mudah bagi koperasi untuk mengembangican modal, karena semakin banyak orang masuk menjadi anggota koperasi.

Sikap partisipatif dan sikap sama-sama memiliki terhadap koperasi akan menumbuhkan ide-ide kreatif tentang, bagaimana caranya agar koperasinya maju dan SHU-nya banyak, sehingga masyarakat akan memperoleh pembagian yang dapat mengangkat kesejahteraannya. 

Insufficiently participative attitudes to coopeatives may be affected by doubts about the performance of other people who will manage a cooperatiise, the absence of managerial track record of a cooperative's founding committee,. and the large number of freud cases under the mask of building cooperatives.

Pengelolaan dan Pengembangan Koperasi di Masyarakat

The low level of people's prosperity can also hinder their awareness to participate in cooperatives. They think that they do not have time and money to take part in cooperative movements because they are still struggling to meet their basic needs.

Sikap masyarakat yang kurang partisipatif untuk berkoperasi dapat dipengaruhi oleh kekurang percayaan terhadap kinerja orang lain yang menjadi calon pengelola, pengurus, atau panitia pendirian koperasi yang belum memiliki track record dalam mengelola usaha, dan banyaknya kasus penipuan yang berkedok penduirian usaha/koperasi.

Faktor kesejahteraan masyarakat yang masih sangat rendah dapat juga menghambat kesadaran masyarakat untuk berkoperasi. Mereka berpikir untuk mencukupi kebutuhan pokoknya saja masih kurang sehingga tidak ada anggaran dan waktu untuk ikut berkoperasi. 




Sumber Pustaka: CV. Yrama Widya