Pengertian Mandi Menurut Agama Islam

Pengertian mandi menurut umum ialah meratakan air ke seluruh tubuh. Pengertian mandi menurut Agama Islam bersuci ialah: sebagai rangkaian Bersuci dengan air sebagai alat bersuci dengan cara meratakan air suci yang mensucikan ke seluruh tubuh sejak ujung kepala sehingga ujung telapak kaki dengan niyat tertentu. 

Dengan memperhatikan pengertian mandi dari hadats ndi sebagai bersuci besar bagi orang berjunub seperti sehabis bercampur dengan isteri, keluar mani, datang bulan dan sebagainya, maka nyatalah bahwa mandi tidak semata-mata asal meratakan air ke seluruh tubuh saja, melainkan harus ditinjau yakni air untuk mandi hendaknya air yang suci, jangan air yang najis.

Juga untuk mandi wajib harus disertai niyat atau kesengajaan bermandi wajib. Hal ini perlu kita perhatikan agar berhasil maksud mandi sebagai bersuci, berlainan dengan mandi harian umum. untuk membersihkan badan atau mandi menurut pengertian umum.

Orang yang junub kemudian masuk sumur menyelam ke dalam air untuk mengambil ember dan meratakan air ke seluruh tubuhnya tetapi. tidak diikuti mandi dengan maksud bersuci sebagai mandi wajib, belum dihitung sebagai mandi, maka dia wajib mandi lagi dengan kesengajaan atau niat. 

Pengertian Mandi Menurut Agama Islam

Orang yang mandi junub dengan kesengajaannya tetapi air ember kemasukan yang dipergunakan untuk mandi tidak suci misalnya air di kotoran anak kecil atau kema sukan air-kencing anak-anak, meskipun nampaknya bersih menurut pandangan mata, tetapi najis rnenurut hukum Agama, sehingga air ini tidak dapat dipakai untuk bersuci baik wudhu' maupun menurut pandangan Agama mandi.

Jadi pengertian suci menu berbeda dengan pengertian bersih menurut pandangan mata, penpandangan Agama manurut pandangan mata. menurut sebagaimana gertian najis menurut berbeda dengan pengertian kotor Pengertian suci menurut pandangan Agama selain bersih pandangan kesehatan juga tidak di tersebut. 

Pengertian najis menurut pandangan Agama selain menentukan najisnya sesuatu kotor menurut pandangan perasaan juga memang Agama demi kian dan ada maksud a mana sepintas lalu tidak tampak yang lebih mendalarn oleh pandangan mata. 



Sumber Pustaka: PT. AL Ma'arif