Pengertian Penggerakan dalam Perencanaan dan Organisasi

Actuating means the activity of getting people to work to achieve the goal using the strategy which has been determined in the planning and within the organization that has been established.

Penggerakan ini berupa kegiatan menggerakkan orang-orang untuk mencapai tujuan dengan strategi yang telah ditetapkan dalam perencanaan dan organisasi yang telah dibentuk.

This process is related to leadership. Some of the familiar leadership styles are authoritarian and democratic styles. Each leadership style has its own advantages and disadvantages. The authoritarian style is not always bad, for example it may be applied when the company is in an uncertain condition that needs a quick and accurate decision.

Proses ini terkait dengan kepemimpinan (leadership). Gaya kepemimpinan yang kita kenal antara lain otoriter dan demokratis. Masing-masing gaya kepemimpinan memiliki kelebihan dan kekurangan. Gaya kepemimpinan yang otoriter tidak selalu jelek, misalnya gaya ini baik diterapkan saat kondisi perusahaan tidak menentu dan perlu keputusan cepat dan tepat.

Actuating people or subordinates is closely related to individuals' motivation. According to Abraham Maslow, people have needs which should be met hierarchically, some of which are as follows.

Menggerakkan orang atau bawahan terkait erat dengan motivasi orang per orang. Menurut Abraham Maslow, orang memiliki kebutuhan yang secara hirarki harus dipenuhi dulu secara berurutan, antara lain sebagai berikut.

Pengertian Penggerakan dalam Perencanaan dan Organisasi

1. Physical needs This type of needs includes the need for food, clothing, and housing.
Kebutuhan fisik. Kebutuhan fisik meliputi makan, pakaian dan tempat tinggal.
2. Security need, that is the need to have a secure feeling anywhere.
 Kebutuhan keselamatan: meliputi rasa aman di manapun.
3. Social needs, these include the need to socialize, to be accepted and treated equally.
Kebutuhan bermasyarakat: keinginan bergaul, diterima, diperlakukan sama.
4. The need for self actualization.
Kebutuhan aktualisasi diri.





Sumber Pustaka: CV. Yrama Widya