Tata Cara Pemilihan dan Penulisan Judul dalan Makalah Saintifik

Pengorganisasian dan penulisan setiap bagian makalah - Suatu makalah saintifik harus terorganisasi dengan baik agar bisa memenuhi syarat publikasi. Makalah saintifik mesti ditulis dengan gaya penulisan yang baik dengan komponen-komponen yang jelas. Suatu makalah saintifik yang baik harus terdiri dari judul, abstrak, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan atau diskusi, kesimpulan, dan referensi. Berikut penulis garnbarkan secara singkat tentang tata cara penulisan setiap bagian tersebut. 

Hal pertama yang harus anda camkan ketika menyusun judul suatu makalah adalah bahwa makalah tersebut akan dibaca oleh banyak orang di seluruh komunitas ilmiah yang tersebar di lima benua! Oleh karena itu pemilihan kata untuk judul harus dipertimbangkan baik-baik.

Bagaimanakah judul yang baik? Para ilmuwan sepakat bahwa judul yang baik hanya terdiri dari sedikit mungkin kata yang bisa menggambarkan dengan sempurna apa yang disampaikan dalam makalah. Akurasi judul sangat menentukan apakah makalah Anda akan dibaca banyak orang atau tidak.

Terlebih lagi ketika sekarang banyak bermunculan penyedia jasa informasi makalah yang pasti sangat bergantung pada ketepatan judul makalah. Suatu makalah yang tidak disertai judul yang cocok mungkin tidak akan sampai pada pembaca yang dimaksud. Suatu judul yang baik harus memenuhi beberapa kriteria berikut:
  • Memperlihatkan isi makalah secara keseluruhan
  • Pendek dan mengandung kata-kata kunci yang perlu
  • Khas bagi makalah tersebut dan akurat.

Tentu saja dengan semakin pendeknya judul maka isi atau obyek yang dimaksud menjadi lebih luas. Akan tetapi pendeknya judul mengakibatkan judul itu sendiri menjadi kurang spesifik sehingga tidak bisa mewakili apa yang disampaikan dalam karangan.

Artinya kita harus membuat judul yang tidak terlalu pendek juga tidak terlalu panjang tetapi harus memperlihatkan fakta aktual dari kandungan makalah. Oleh karenanya sedikit panjang pun tidak apa-apa asalkan bisa mewakili kandungan makalah. Perhatikan judul berikut, 

"The effect of temperature on degradation of acetaldehyde". Jika dilihat dari bentuknya judul ini baik karena singkat dan tidak mengandung kata-kata yang tidak perlu. Tetapi judul ini pun tidak menjadi lebih baik jika kita ubah menjadi misalnya "Preliminary study on the effect of temperature on degradation of acetaldehyde". 

Penambahan "Preliminary study on" ke judul awal tidak memperbaiki justru memperburuk gaya penulisan judul. Seringkali kita membaca judul suatu makalah yang didahului dengan Studies on, Investigation on atau Observation on yang sama sekali tidak perlu.

Ungkapan seperti ini mungkin pantas kalau kita menyajikan hasil suatu penelitian secara keseluruhan, misalnya dalam bentuk tesis doktor atau suatu makalah komprehensif yang panjang. Akan tetapi jika sekadar melaporkan hasil penelitian dalam satu jangka waktu tertentu, satu atau dua tahun misalnya, ungkapan-ungkapan seperti ini akan menjadi tidak lebih dari sekadar "sampah kata-kata".

The effect of temperature on degradation of acetaldehyde perlu diperbaiki karena judul ini tidak mempunyai spesifikasi yang bisa menggambarkan secara akurat isi makalah. Degradasi secara apa? Jika secara katalitik maka mesti ditulis catalytic degradation, atau bisa ditulis photodegradation jika menggunakan cahaya dan thermal degradation jika menggunakan panas.

Ada juga degradasi secara fotokatalitik sehingga Anda mesti menulisnya menjadi photocatalytic degradation. Lebih lanjut dalam hal degradasi katalitik misalnya, tentu Anda menggunakan katalis tertentu dalam mendegradasi asetaldehida, maka dalam hal ini nama katalis pun harus ditulis.

Tata Cara Pemilihan dan Penulisan Judul dalan Makalah Saintifik

Bagaimana dengan asetaldehida, apakah sudah cukup untuk mewakili suatu judul yang akurat. Jawabannya bisa ya bisa juga tidak. Ya karena telah menunjukkan satu jenis saja dari deret homolog aldehida, artinya judul di atas menjadi lebih tidak jelas jika acetaldehyde diganti dengan aldehyde. Tidak karena Anda tidak menyebutkan secara spesifik asetaldehida fasa gas atau fasa cair. Beberapa judul yang lebih akurat dibanding judul di atas adalah:
  • "The effect of temperature on photocatalytic degradation of gaseous acetaldehyde on TiO, pozvder"
  • "The effect of temperature on catalytic degradation of gasphase acetaldehyde on TiO, thin filnzs"
  • The effect of temperature on photocatalytic degradation of liquid-phase acetaldehyde on film-type Tz02 photocatalysts"

Dalam penulisan judul sebaiknya pemakaian istilah dan simbol-simbol khusus dihindari. Judul memang harus dibuat menarik tetapi apabila istilah dan simbol khusus yang dimasukkan tidak menambah nilai, maka judul menjadi tidak berarti apa-apa. Bagaimanapun juga daya tarik mesti didahului dengan memahami apa yang disampaikan dalam judul.



Sumber Pustaka: Kesaint Blanc-Anggota IKAPI