Teknik Dasar Penyusunan Karangan

Pada bahasa mana pun sama saja, yakni menyangkut lima langkah 

1. Menyusun karangan dengan kalimat pendek.
Inilah syarat utama untuk bisa menyusun karangan yang baik. Sedikitnya ada tiga kelebihan atau kemudahan yang akan didapat jika kita menulis kalimat pendek saja. Pertama, kesalahan tata bahasa bisa diperkecil. Kedua, seandainya secara tata bahasa tulisan kita mengandung kesalahan, maka hal itu akan mudah ditemukan.

Dan yang dengan berusaha menulis kalimat yang pendek, kekurangan pun menjadi mudah untuk menyelesaikan mesti sadar bahwa yang penting dalam menyusun kalah adalah bahwa isi makalah bisa dipahami oleh baca. Tidak ada artinya rnenyusun kalimat panjang gaya pengungkapan yang sulit, bila akhirnya hanya membingungkan. Perhatikan kalimat yang relatif berikut 

The material was sublimed by a small furnace placed near the parallet electrodes used for generating RF-plasma chamber, and then a films were deposited on a substrate, which had been set hetzveen the parallel electrodeS, under different two conditions listed Table I. Penggalan kalimat dalam bagian method penulis kutip salah satu makalah yang dipresentasikan pada suatu prerensi internasional elektrokimia di Osaka tahun 1995.

Lepas dari beberapa kesalahan dalam struktur dan tata lasa, meskipun kalimat di atas tidak, bisa dikatakan alu panjang, akan lebih baik jika dipenggal menjadi dua tiga kalimat agar lebih mudah dibaca. Si penyusun akan lebih bisa menulisnya dengan lebh tepat tanpa alasan tata bahasa.. Jika penulis ubah kutipan di atas rangkaian kalimat berikut: 

The material was sublimed by a small fumace placed near the paraliel electrodes, whichwere used for generating RF-plasma a chamber.

Then were deposited on a substrate, which have:been set Previously between the electrodes. The experiments were conducted under the conditions as listed Table I. yang arti kalimat akan lebih mudah dipahami, Lalu bagaimana dengan kesalahan tatabahasanya? Penulis serahkan kepada pembaca untuk mengkajinya. Jelas sekali bahwa kalimat yang pendek akan lebih mudahkart pembaca. Barangkali ada rasa keengganan untuk menulis kalimat pendek.

Ada banyak faktor. Salah satunya anggapan bahwa kalimat yang pendek akan melahirkan kesan kaku. Benar, rangkaian banyak kalimat pendek bisa saja melahirkan kaku terhadap karangan.

Akan tetapi ha1 ini bisa Anda hindari dengan menggunakan berbagai kata sambung di awal kalimat, seperti: thertfore, hozvever, although, consequently, when, meanwhile, dan lain-lain, yang semuanya bergantung pada hubungan antara masing-masing kalimat. 

2. Pemakaian kata yang mudah dan sederhana.
Suatu makalah saintifik yang ideal mesti mengandung materi yang bernilai saintifik tinggi, namun harus disampaikan dengan kata-kata dan cara pengungkapan yang sederhana. Salah satu cara agar kita bisa menyusun kalimat dengan kata-kata mudah, misalnya, ketika menulis makalah, Anda bayangkan bahwa Anda sedang berdialog dengan seorang rekan, dan kemudian menuliskan langsung apa yang Anda ingin sampaikan dalam dialog tersebut. 

3. Satu kaliniat hanya menyampaikan satu isi.
Ketika menulis karangan, bermacam hal yang ada di kepala inginnya ditulis sesegera mungkin. Hal ini bisa disebabkan oleh ketidak tenangan si penulis itu sendiri. Salah satu cara yang paling efektif untuk mengatasi masalah ini adalah menenangkan diri dahulu, lalu merapikan/membereskan semua yang ingin ditulis, setelah tenang dan barulah menuliskanny satu persatu.

Menulis begitu saja apa yang ada di kepala akan menghasilkan kalimat yang kurang baik dan semrawut. Satu kalimat mungkin bisa berisi empat atau lima hal yang ingin disampaikan. Kalimat panjang seperti yang penulis kutip dari suatu makalah mengenai elektrokimia di atas adalah salah satu contohnya. Kalimat seperti itu bisa teladi akibat ketidaktenangan ketika menyusun makalah. Dengan demikian ketenangan dalam menulis pun merupakan salah satu faktor penting.
 
Teknik Dasar Penyusunan Karangan

4. Meminta orang lain membaca.
Ini merupakan langkah yang sangat penting. Sebelum makalah Anda serahkan ke editor jurnal sedapat mungkin makalah tersebut dibaca oleh kolega atau orang lain yang menurut Anda berkemampuan untuk memperbaiki makalah tersebut. Mintalah kritik dan saran mereka. Mungkin sebagian orang akan menghindari hal ini karena faktor-faktor psikologis yang tidak perlu, malu misalnya.

Malu atau takut memperlihatkan karangan sendiri ke orang lain adalah kesalahan besar, karena pada akhirnya pun tulisan Anda akan dibaca orang. Bila perlu perlihatkan makalah Anda ke sebanyak mungkin orang. Semakin banyak kritik dan saran akan semakin baik bagi kemajuan penelitian Anda secara keseluruhan.

5. Membaca ulang makalah secara keseluruhan.
Yang dimaksud dengan membaca di sini adalah membaca dengan sikap dan hati yang tenang bahkan apabila perlu sambil bersuara. Kalimat yang baik biasanya akan bisa dibaca dengan ritme yang luwes dan lancar. 





Sumber Pustaka: Kesaint Blanc-Anggota IKAPI