Historiografi Modern Dalam Perkembangan Penulisan Sejarah Di Indonesia

Historiografi Modern Dalam Perkembangan Penulisan Sejarah Di Indonesia


Tuntutan alan ketepatan teknik dalam usaha untuk mendapatkan fakta sejarah secermat mungkin dan mengadakan rekonstruksi sebaik mungkin serta menerangkannya setepat mungkin, mendorong tumbuhnya historiografi modern. Di samping mempergunakan metode yang kritis, historiografi modern juga menerapkan penghalusan teknik penelitian dan memakai ilmu-ilmu bantu baru yang bermunculan. Oleh karena itu, secara bertahap berbagai ilmu bantu dalam pengerjaan sejarah berkembang mulai dan penguasaan bahasa serta keterampilan membaca tulisan kuno (epigrafi) sampai dengan numismatik, yang mempelajari mata uang kuno, dan archivology yang mempelajari permasalahan arsip-arsip.



Dengan demikian, bukan saja ketepatan pengujian bahan sumber harus selalu diperhalus, metode-metode baru dalani pengumpulan sumber (heuristik) hams pula dikembangkan. Misalnya, kalau bahan-bahan tertulis telah habis, sedangkan usaha untuk mendapatkan reskonstruksi sejarah yang relatif utuh belum tercapai, maka dikembangkan apa yang disebut dengan sejarah lisan, untuk periode kontemporer, dan penelaahan tradisi lisan bagi periode yang lebih awal.

Dengan sejarah lisan, teknik wawancara terhadap para pelaku atau saksi sejarah dan sistem kiasifikasi dalam penyimpanannya perlu pula selalu disempurnakan, sedangkan untuk tradisi lisan apabila dipertimbangkan sebagai bahan penulisan sejarah, maka diperlukan metodologi dan alat analisis disertai dengan ilmu bantu sejarah yang memadai.

Sumber Pustaka: Yudhistira