Loading...

Makna Hukum Internasional

Loading...

Makna Hukum Internasional


Mengingat peran negara dalam masyarakat dan hukum internasional dewasa ini, makna dan fungsi kedaulatan dalam masyarakat internasional sangat penting. Kedaulatan merupakan kata yang sulit didefinisikan secara khusus karena orang memberi arti yang berlainan ada istilah tersebut. Menurut sejarah, asal kata kedaulatan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah souvereignity, sedangkan dalam bahasa Latin superanus yang berarti “yang  teratas”. Negara dikatakan berdaulat atau souvereign karena kedaulatan merupakan suatu sifat atau ciri hakiki negara. Dengan kedaulatan, Negara akan memiliki kekuasaan tertinggi. Pengertian keda4atan negara sebagai kekuasaan tertinggi inilah yang menimbulkan banyak salah paham.

Menurut asal katanya, kedaulatan berarti kekuasaan tertinggi. Negara yang berdaulat berarti bahwa negara tidak mengakui suatu kekuasaan yang lebih tinggi daripada kekuasaannya sendiri. Dengan kata lain, Negara memiliki sifat untuk memonopoli kekuasaan. Sifat tersebut merupakan suatu sifat khas organisasi masyarakat dan kenegaraan yang tidak lagi membenarkan perseorangan dalam mengambil tindakan sendiri apabila ia dirugikan. Walaupun demikian, kekuasaan tertinggi mi mempunyai batas atasnya.



Ruang berlakunya kekuasaan tertinggi dibatasi oleh batas wilayah negara. Artinya, suatu negara hanya memiliki kekuasaan tertinggi di dalam batas wilayahnya. Di luar wilayahnya, suatu negara tidak lagi memiliki kekuasaan. Jadi, pengertian kedaulatan sebagai kekuasaan tertinggi mengandung dua pembatasan penting, yaitu:
  • kekuasaan terbatas pada batas wilayah negara yang memiliki kekuasaan, dan
  • kekuasaan berakhir ketika kekuasaan suatu negara lain dimulai.

Berdasarkan hal tersebut, kedaulatan suatu negara terbatas. Batas yang dimaksud terdapat dalam kedaulatan negara lain. Paham kedaulatan tidak bertentangan dengan adanya suatu masyarakat internasional yang terdiri atas negara-negara yang setiap negara berdiri sendiri-sendiri. Dengan kata lain, merdeka (independent) yang satu dan yang lainnya.

Akibat paham kedaulatan, lahir paham kemerdekaan (independence) dan paham persamaan derajat (equality). Artinya, negara yang berdaulat, selain masing-masing merdeka, atau yang satu bebas dan yang lainnya, juga sama derajatnya. Dengan demikian, kedaulatan, kemerdekaan, dan persamaan derajat tidak bertentangan satu dan yang lainnya. Bahkan, kemerdekaan dan persamaan derajat merupakan bentuk perwujudan dan pelaksanaan pengertian kedaulatan dalam arti yang wajar. Paham kedaulatan, kemerdekaan, dan persamaan derajat negara tidak bertentangan dengan konsep suatu masyarakat internasional yang diatur oleh hukum internasional.

Dalam rangka pemikiran tentang kedaulatan negara dan pergaulan antamegara, pembatasan terhadap kedaulatan suatu negara terletak dalam kedaulatan negara lain. Pembatasan terhadap kedaulatan negara terletak dalam hukum internasional yang mengatur kehidupan masyarakat antarnegara atau masyarakat internasional. Tunduknya suatu negara yang berdaulat atau tunduknya paham kedaulatan kepada kebutuhan pergaulan masyarakat internasional merupakan syarat mutlak bagi terciptanya suatu
masyarakat internasional yang teratur.

Berdasarkan hal tersebut, kehidupan suatu masyarakat. Internasional yang teratur hanya mungkin terjadi dengan adanya hukum internasional. Keharusan tunduknya negara-negara pada hukum internasional yang mengatur hubungan antara negara-negara yang berdaulat merupakan suatu kesimpulan yang tak dapat dielakkan lagi.

Sumber Pustaka: Grafindo Media Pratama
Loading...