Arkeologi Dalam Bidang Antropologi Budaya

Arkeologi Dalam Bidang Antropologi Budaya



Arkeologi ialah ilmu yang mempelajari kebudayaan sebeium manusia mengenal tulisan, termasuk di dalamnya perkembangan dan penyebaran kebudayaan.

Pengkajian kebudayaan pada masa lalu dilakukan melalui artefak, yaitu sisa-sisa peninggalan berupa benda atau alat-alat yang tertimbun dalam lapisan bumi. Penernuan itu dapat berupa batu, tulang, tembilcar, atau besi. Melalui penemuan benda atau alat tersebut dapat ditafsirkan kapan manusia itu hidup dan bagaimana cara-cara hidupnya. Misalnya, kebudayaan batu lebih ma bila dibandingkan dengan kebudayaan tembikar atau besi. 



Dan pengolahan batu itu (sudah halus atau masih kasar) dapat ditafsirkan termasuk zaman batu tua atau batu muda. Karena mereka mempergunakan batu, maka dapat dipastikan bahwa mereka hidup dengan cara berburu atau mengumpulkan batu batuan yang berarti pula mereka hidup berpindah- Tulang runcing diguna pindah. Tulang atau gigi biasanya dipergunakan sesuai dengan yang dii untuk mencabik dagmg atau menggali umbi-umbian dalam tanah.

Dengan demikian, para arkeolog senantiasa mengadakan penggalian-penggalian untuk menemukan dan mengumpulkan hash kebudayaan yang bersifat material di dalam tanah atau di gua-gua. Dan penernuan benda material itu dapat diperkirakan unsur kebudayaan lain, seperti kepercayaan, sistem sosial, politik, dan kesenian. Antropolog budaya dapat mempelajari kebudayaan dan perubahannya.

Sumber Pustaka: Bumi Aksara