Arti Dan Tujan Produksi Dalam Prilaku Kehidupan Sehari-Hari

Arti Dan Tujan Produksi Dalam Prilaku Kehidupan Sehari-Hari


Dalam pembicaraan sehari-hari kita sering mendengar istilah produk (product), produsen, produksi, dan produktif. Apa perbedaan masing-masing kata tersebut?

Coba perhatikan pengrajin gerabah. Gerabah terbuat dan tanah hat. Pertama-tama tanah liat diaduk lalu dicetak dan dibentuk serta dikeringkan kemudian dibakar sehingga bisa menjadi pot bunga, celengan, guci, dan lain-lain yang siap dijual.

Gerabah disebut produk (product). Produk adalah barang/jasa yang dihasilkan oleh produsen. Dalam hal ini mengacu pada hasil dan kegiatan/usaha tertentu. Pengrajin gerabah disebut produsen. Produsen adalah orang/badan yang berfungsi sebagai pihak yang menyediakan/menghasikan barang/jasa. Prose mengaduk tanah liat sampai menjadi gerabah disebut dengan proses produksi. Jadi produksi mengacu pada kegiatan/usaha membuat atau mengh asilkan barang/jasa, sedangkan produktif (productive) dirtikan semua usaha serta daya dan kemampuan yang bisa menunjang proses produksi.



Dalam ilmu ekonomi pengertian produksi mengacu pada dua hal, yaitu
  1. Produksi yang menghasilkan barang dan jasa baru sehingga dapat menambah jumlah, mengubah bentuk atau memperbesar ukurannya. Contoh bercocok tanam, beternak, mengarang novel, mencipta lagu, dan merancang mode pakaian.
  2. Produksi yang diartikan sebagai kegiatan untuk meningkatkan atau menambah daya guna suatu barang sehingga lebih bermanfaat. Contoh kerajinan, pertukangan, jasa pengangkutan atau pelayaran.
Dari uraian di atas, secara keseluruhan pengertian produksi adalah setiap usaha atau kegiatan manusia untuk menciptakan atau menambah daya guna sesuatu benda/jasa bagi pemenuhan kebutuhan manusia.

Tujuan Produksi

Seiring dengan semakin banyaknya penduduk dan majunya peradaban dan kebudayaan manusiapun semakin maju. Demikian pula kebutuhan, cara hidup, dan teknologi. Selain itu, terjadinya globalisasi ekonomi mendorong kegiatan produksi ditujukan untuk memenuhi pasar internasional sehingga dituntut untuk menciptakan barang yang berkualitas supaya mampu bersaing.

Dengan memproduksi barang dan jasa akan terbuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan. Pendapatan yang meningkat mendorong pertumbuhan ekonomi yang akhirnya dapat meningkatkan kemakmuran.

Oleh karena itu tujuan produksi antara lain untuk:
  1. Memperbanyak jumlah barang/jasa.
  2. Menghasilkan barang/jasa yang berkualitas tinggi.
  3. Memenuhi kebutuhan sesuai dengan perkembangan peradabandan kebudayaan serta perkembangan teknologi.
  4. Mengganti barang yang rusak (aus) atau habis.
  5. Memenuhi pasar dalam negeri untuk kebutuhan perusahaan danrumah tangga.
  6. Memenuhi pasar internasional.
  7. Mendapatkan keuntungan.
  8. Meningkatkan kemakmuran.
Sumber Pustaka: Yudhistira