Asmaul Husna Dan Artinya

Asmaul Husna Dan Artinya


Selain kedua puluh sifat kesempurnaan Allah yang telah disebutkan di atas, Al-Quran mengungkapkan bahwa Allah juga mempunyai asmaul husna. Asmaul husna artinya nama-nama yang baik dan agung. Hanya Allah sendiri yang memiliki-Nya, sedangkan hamba-Nya apabila berkeinginan mengambil nama Allah tersebut harus ditambah dengan abdun artinya hamba. Asmaul husna yang dimiliki Allah ada 99.


Sebagai seorang yang beriman hendaklah selalu menyebut-Nya sebagaimana firman Allah swt. berikut.

Artinya: “Hanya milik Allah asmaul husna maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dan kebenaran dalam (rnenyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al A’raf:180)

Nama-nama Allah yang terbaik itu disebutkan dalam Al Quran surat Al Hasyar ayat 22-24, di antaranya sebagai berikut.

1. Ar Rahman artinya Maha Pemurah.
2. Ar Rahim artinya Maha Penyayang.
3. Al Malik artinya Maharaja.
4. Al Quddus artinya Mahasuci.
5. As Salam artinya Mahasejahtera.
6. Al Mukminun artinya Maha Mengkaruniakan Keamanan.
7. Al Muhaimin artinya Maha Memelthara.
8. Al Aziz artinya Mahaperkasa.
9. Al Hakim artinya Mahabijaksana.
10. Al Jabbar artinya Mahakuasa.
11. Al Mutakabbir artinya Maha Memiliki Segala Keagungan.
12. Al Khaliq artinya Maha Pencipta.
13. Al Bariu artinya Maha Mengadakan.
14. Al Musauwiru artinya Maha Pembentuk Rupa.

Selain itu, nama-nama Allah yang lain adalah Al ‘Adlu, Al Gafaru, Al Hakimu, Al Maliku, dan Al Hasibu.

Al ‘Adlu Artinya Mahaadil

Pengertian adil menurut umum adalah meletakkan sesuatu pada tempatnya. Menurut pengertian Islam, adil bermakua menentukan suatu hukum berlandaskan kebenaran. Keadilan Allah adalah keadilan yang sebenamya dan berlaku bagi seluruh hamba-Nya sebagaimana firman Allah dalam Al Quran surat Al Fussilat ayat 46 yang artinya:

“Barang siapa yang men gerjakan amal saleh, maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barang siapa berbuatjahat, mqka (dosanya) atas dirinya sendiri dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-Nya.”

Dan pengertian tersebu, Allah dalam menentukan hukuman dan pahala sesuai dengan keadilan-Nya. Oleh karena itu, agar tidak terjadi kezaliman dalam kehidupan, Allah memerintahkan manusia supaya berbuat adil terhadap sesamanya sebagaimana firman Allah swt. berikut.

Artinya: “SesungguhnyaAllah menyuruh (kamu) berlaku adildan berbuatkebajikan, memberi kaum kerabat (apa yang diperlukan) dan Allah melarang dan perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepada kamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. “ (Q.S. An Nahl:90)

Al Gaffaru Artinya Maha Pengampun

Manusia dalam hidupnya tidak akan dapat melepaskan din dan perbuatan baik dan tidak baik. Menurut Islam, perbuatan baik adalah suatu perbuatan yang sesuai dengan ketentuan agama. Jika menyimpang dan ketentuan agama Islam, itu termasuk perbuatan yang tidak baik dan berdosa. Dosa itu ada yang kecil dan ada yang besar. Siapa saja yang berdosa selama berusaha untuk tobat dan tidak akan mengulangi perbuatan tidak baiknya akan diampuni Allah karena Allah Maha Pengampun sebagaimana firman Allah swt. berikut.

Artinya: “Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. “(Q.S. Sad:66)

Al Hakimu Artinya Mahabijaksana

Semua makhluk yang diciptakan Allah tidak ada yang sia-sia sebab satu dengan yang lain selalu terkait dan saling membutuhkan. Semuanya itu berdasarkan kebijaksanaan Allah. Demikian pula Allah dalam menentukan suatu perintah kepada manusia, jika dalam keadaan yang sulit Allah memberikan keringanan, tetapi apabila keadaan sudah biasa, maka keringanan itu kembali seperti biasa lagi sebagaimana firman Allah swt. berikut.

Artinya: “Dan Dialah Tuhan (Yang disembah) di langit dan Tuhan (Yang disembah) di bumi dan Dialah Yang Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. Az Zukhruf:84)

Al Maliku Artinya Maha Merajai

Allah merajai seluruh alam semesta artinya kekuasaan Allah tidak ada batasnya. Dengan kekuasaan-Nya itu, Allah mengatur dan memimpin makhluk yang dilandasi sifat kesempurnaan dan tidak ada satu pun yang terlepas dan kekuasaan Allah sebagaimana firman Allah swt. berikut.

Artinya: “Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenarnya, tidak ada Tuhan selain Dia. Tuhan (Yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia.” (Q.S. Al Mukminun:116)

Al Hasibu Artinya Maha Menghitung

Penciptaan alam semesta beserta isinya berdasarkan perhitungan Allah yang teliti dan tepat. Segala sesuatu tercipta sesuai dengan kadamya masing-masing. Demikian pula terhadap amal perbuatan manusia selama hidup di dunia. Baik atau buruknya amal perbuatan seseorang akan mendapatkan balasan seadil-adilnya di akhirat kelak sebagaimana firman Allah swt. berikut.

Artinya: “Apabila kamu dihormati dengan sesuatu pen ghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik atau balaslah penghormatan itu mdengan yang serupa. Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu.” (Q.S. An Nisa:86)

Beriman kepada Allah dengan sifat dan asma-Nya harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Demikian pula, apabila kita berdoa, hendaklah terlebih dahulu menyebut sebagian asma-Nya. 
Sumber Pusraka: Yudhistira