Faktor Yang Mempengarhui Pebangunan Dan Pertumbahan Ekonomi Negara Berkembang

Faktor Yang Mempengarhui Pebangunan Dan Pertumbahan Ekonomi Negara Berkembang


Pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju dengan pembangunan ekonomi di negara-negara berkembang tidak banyak perbedaannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi atau menentukan pembangunan ekonomi suatu negara antara adalah lain sumber daya manusia, sumber daya alam, pembentukan modal, dan teknologi.

Sumber Daya Manusia

Manusia merupakan faktor produksi yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi karena manusia mempunyal peranan dalam:
  1. menciptakan teknologi baru selain mengembangkan teknologi yang sudah ada;
  2. mengorganisasikan faktor-faktor produksi lainnya.
Karena pentingnya dua peran tersebut, maka sumber daya manusia perlu ditingkatkan kualitasnya agar pembangunan itu berhasil. Untuk men ingkatkan kualitas sumber daya manusia, diperlukan peningkatan dalam:
  • ilmu pengetahuan dan teknologi;
  • keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan;
  • kebudayaan/adat istiadat/tingkah laku dan cara-cara berpikir tradisia nal menjadi lebih modern.
Sumber daya manusia yang paling utama dalam menentukan keberh asilan pembangunan ekonomi adalah para pengusaha yang mengorganis asikan dan menggabungkan faktor-faktor produksi lainnya untuk menciptakan barang dan jasa yang diperlukan oleh masyarakat.

Sumber Daya Alam

Faktor-faktor penting lainnya yang dibutuhkan oleh manusia adalah faktor produksi atau sumber daya yang disediakan oleh alam. Sumber daya alam dapat dikatagorikan atas sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Pemanfaatan sumber daya alam yang dapat diperbarui harus disertai dengan usaha-usaha untuk menjaga kelestariannya supaya dapat digunakan kembali.

Pembentukan Modal

Bagi negara-negara berkembang, kekurangan modal merupakan suatu masalah yang harus dipecahkan. Pendapatan per kapita yang rendah sekali mengakibatkan sulitnya mengadakan pembentukan modal. 


Di negara-negara maju, sekitar 10 — 20% pendapatan disisihkan untuk akumulasi modal sedangkan di negara-negara berkembang hanya 2 — 5% yang disisihkan untuk tujuan itu. Tabungan yang demikian kecil itu hanya cukup untuk menyediakan perumahan dan peralatan lain yang sederhana sehingga yang tersisa untuk pembangunan sedikit sekali. Negara-negara berkembang menghadapi lingkaran setan kemiskinan yang sulit diputuskan karena pendapatan yang rendah menyebabkan tabungan yang rendah (lihat Peraga 7-2). Tabungan yang rendah akan menghambat pembentukan modal, dan tidak memungkinkan untuk meningkatkan produktivitas.

Rendahnya produktivitas akan mengakibatkan rendahnya pendapatan dan demikian selanjutnya sehingga merupakan Iingka ran setan kemiskinan bagi masyarakat. Untuk memberantas kemiskinan dalam bentuk lingkaran setan tersebut, diperlukan kombinasi kekuatan secara terpadu. Beberapa ekonom menyatakan bahwa pembangunan memerlukan suatu hentakan yang besar agar dapat memutuskan lingkaran setan tersebut sampai lepas dan ikatannya. Jika suatu negara dapat melakukan lebih banyak investasi, mengembangkan keahlian, dan melakukan keluarga berencana (mengurangi pertumbuhan penduduk), maka negara tersebut akan dapat memutuskan lingkaran setan kemiskinan sehingga dapat melaksanakan pembangunan ekonomi dengan cepat.

Banyak negara berkembang melaksanakan pembentukan modal melalui pinjaman luar negeri dengan persyaratan lunak agar mereka dapat mengembalikan utangnya secara.bertahap. Jika tidak, hal itu justru dapat menimbulkan kesulitan bagi mereka dalam melunasinya sehingga terus terbelit dengan utang.

Teknologi

Lambatnya pembangunan negara berkembang bila dibandingkan dengan pertumbuhan negara maju disebabkan karena ketertinggalan dalam teknologi. Teknologi mempunyai peranan yang sangat penting dalam pencapaian kemajuan bidang ekonomi. Nilal tambah barang/jasa yang didapat oleh negara-negara maju jauh Iebih besar bila dibandingkan dengan Negara-negara yang sedang berkembang, karena teknologi yang telab maju dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi.

Teknoogi dapat mempercepat proses pembangunan dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam menghasilkan barang dan jasa. Meningk atnya teknologi menyebabkan banyak tenaga manusia digantikan oleh mesin-mesin otomatis sehingga produktivitas sangat tinggi. Penggantian itu akan mempercepat laju pembangunan.
Sumber Pustaka: Erlangga