Ilustrasi Mengenai Opportunity Cost Dan Cara Menghitung Nilai Uangnya

Ilustrasi Mengenai Opportunity Cost Dan Cara Menghitung Nilai Uangnya


Berdasarkan contoh sebelumnya, tentu Anda telah mengenal konsep opportunity cost, bukan? Opportunity cost adalah suatu konsep penting dalam ilmu ekonomi. Tak heran, bila Anda nanti telah memasuki perguruan tinggi dan memilih bidang studi ekonomi Anda akan bertemu kembali dengan konsep ini.

Dalam kehidupan sehari-hari pun, baik sebagai siswa SMA maupun sebagai anggota masyarakat, Anda akan selalu bertemu dengan konsep opportunity cost. Misalnya, bila Anda menggunakan waktu Anda untuk main basket, Anda akan kehilangan waktu menonton pertandingan sepak bola yang disiarkan di televisi saat itu juga. Opportunity cost-nya adalah kepuasan Anda menonton pertandingan bola. Dengan demikian opportunity cost dapat j uga diartikan nilai alternatif terbaik yang hilang (dikorbankan).


 Kimi Raikkonen memilih menjadi pembalap F-1, dengan demikian ia harus mengorbankan waktu nya untuk ikut reli dunia.

Ilustrasi lain. Saat mi Anda memilih melanjutkan sekolah di SMA dibandingkan mencari pekerjaan setelah lulus SMP. Apakah Anda menanggung opportunity cost dengan memilih melanjutkan sekolah di SMA? Apa alternatif terbaik yang Anda korbankan dengan bersekolah di SMU?

Misalkan Anda setelah lulus SMP dan mendapat pekerjaan dengan gaji Rp500.000,00 per bulan. Nilai yang hilang setahun adalah Rp500.000,00 x 12 = Rp6.000.000,00. Inilah opportunity cost Anda dengan melanjutkan pelajaran di SMA dibandingkan mencari pekerjaan setelah lulus SMP.

Menghitung Nilai Uang Dan Opportunity Cost

Pada alinea di atas, telah dicontohkan secara sederhana penghitungan opportunity cost. Namun apakah opportunity cost dan bersekolah di SMA hanya sebesar Rp6.000.000,00 per tahun seperti contoh di atas? Jelas bukan!

Untuk dapat sekolah dengan lebih baik, Anda membutuhkan buku pelajaran, pakaian seragam dan mungkin juga kamar, uang SPP, dan transportasi yang bila dijumlahkan dalam setahun mungkinmencapai nilai Rp5.000.000,00. mi belum termasuk waktu yang Anda korbankn untuk datang dan belajar di sekolah. Seandainya waktu Anda digunakan untuk mencari pekerjaan dan Anda mendapat gaji bersih Rp700.000,00 per bulan, makajumlah yang Anda peroleh setahun adalah Rp8.400.000,00. Besarnya opportunity cost Anda dengan melanjutkan sekolah adalah Rp5.000.000,00 + Rp8.400.000,00 = Rp13.400.000,00 per tahun.
Sumber Pustaka: Yudhistira