Media Massa Sebagai Media Sosialisasi Dalam Pembentukan Kepribadian

Media Massa Sebagai Media Sosialisasi Dalam Pembentukan Kepribadian


Media massa terdiri atas media cetak (surat kabar dan majalah) dan media elektronik (radio, televisi, video, film, piringan hitam, dan kaset). Media itu merupakan alat komunikasi yang dapat menjangkau masyarakat secara luas. Media massa diidentifikasikan sebagai media sosialisasi yang berpengaruh pula terhadap perilaku masyarakat.



Pesan-pesan yang ditayangkan melalui televisi dapat mengarahkan masyarakat ke arah perilaku proporsional (sesuai dengan norma-norma masyarakat) atau perilaku antisosial (bertentangan dengan norma-norma masyarakat). Penayangan berkesinambungan mengenai perang seperti perang Teluk, perang di Somalia dan Sudan, perang di bekas negara Yugoslavia, dan penayangan film yang menonjolkan kekerasan dianggap sebagai faktor yang mendorong perilaku agresif pada anak-anak yang melihatnya. Demikian juga penayangan adegan-adegan porno di layar televisi sering dikaitkan dengan perubahan moral serta peningkatan pelanggaran susila dalam masyarakat.

Ikian-ildan yang ditayangkan melalui televisi mempunyai potensi untuk mengubah pola konsumsi atau gaya hidup masyarakat. Media massa pun sering digunakan untuk mempengaruhi dan membentuk opini umum. Di banyak negara, termasuk Indonesia, televisi juga dimanfaatkan untuk menayangkan siaran-siaran pendidikan.
Sumber Pustaka: Bumi Aksara