Menyadari Manfaat Kepentingan Umum

Menyadari Manfaat Kepentingan Umum


Sejarah umat manusia mencatat bermacam-macam pendapat mengenai hakikat manusia dan gambaran manusia ideal. Plato berpendapat bahwa manusia idaman memiliki ciri kebijaksanaan yang beridentitas cakap, berani, harmonis dan bijak. Orang tersebut adalah filosof.



Meski demikian Plato menyadari, manusia adalah makhluk yang unik dan komplikatif karena ia mempunyai jiwa yang terdiri atas nafsu-perasaan, kehendak, dan rasio. Jika unsur tersebut sesuai dengan fungsinya masing-masing akan terjadi keharmonisan. Dalam hal mi rasio mengatur nafsu-perasaan dan kehendak. Inilah gambaran manusia idaman yang mampu membawa masyarakat ke arah tujuannya, yaitu mencapai kebahagiaan.

Pendapat Plato tersebut merupakan suatu meritokrasi artinya dia menginginkan suatu organisasi masyarakat yang tingkat-tingkat sosialnya ditentukan oleh kemampuan dan kualifikasi pekerjaan para anggotanya. Negara atau masyarakat dikatakan harmonis apabila setiap kelompok berkiprah sesuai dengan fungsinya. Di dalam negara yang demikian keadilan dapat terwujud karena setiap anggotanya harmonis dengan kodratnya.
 Sumber Pustaka: Yudhistira