Pengertian Kepentingan Umum Dan Cara Menadalami Maknanya

Menadalami Makna Kepentingan Umum

Berikut ini adalah beberapa makna yang ada pada kepentingan umum yang perlu kita ketahui bersama.

Arti dan jenis kepentingan umum dalam aspek kehidupan

Secara sederhana kepentingan umum bermakna keperluan yang dibutuhkan oleh umum. Kata umum itu sendiri berhubungan dengan makna suatu organisasi kesatuan dalam kelompok atau masyarakat atau bangsa. Sebenarnya kepentingan umum memiliki makna yang lebih luas dan apa yang terpapar di atas bergantung kepada aspek dan tinjauan manfaatnya. Dipandang dan aspek ideologi Pancasila, kepentingan umum berarti kepentingan masyarakat atau bangsa Indonesia. Realisasinya, kepentingan umum harus mampu menampung segala kepentingan individu atau golongan yang lebih kecil.



Kepentingan umum dalam aspek politik ditujukan untuk mewujudkan cita-cita dengan cara tertentu agar mendapatkan kekuasaan negara, sedangkan dalam kehidupan sosial, kepentingan umum bermakna kesejahteraan atau kebutuhan untuk menyejahterakan masyarakat. Dalam aspek ekonomi, kepentingan umum diartikan sebagai kebutuhan tentang macam-macam penghidupan dalam masyarakat. Demikian pula dalarn konteks kebudayaan, kepentingan umum merupakan kepeniingan masyarakat budaya yang dapat memberi warna atau identitas dan suatu bangsa. Kepentingan umum dan negara dalam bidang pertahanan dan keamanan nasional merupakan upaya seluruh masyarakat atau warga negara untuk menciptakan keadaan yang aman.

Mendahulukan kepentingan umum dalam pembangunan

Suatu bangsa tidak akan dapat mencapai cita-citanya tanpa melalui pembentukan atau kelahiran negara. Hal tersebut erat kaitannya dengan pendapat Prof. Mr. Dr. R. Soepomo bahwa negara dapat ditinjau dan penyatuan atau integritas antara pemerintah dan rakyatnya. Syarat berdirinya negara secara umum adalah penyatuan wilayah, rakyat, dan pemerintahan. Tanpa adanya penyatuan dan ketiga unsure tersebut, maka negara tidak mungkin dapat didirikan.

Pembangunan yang dilakukan suatu negara merupakan sebuah usaha untuk menciptakan kemakmuran rakyat. Selanjutnya, hasil pembangunan harus dapat dinikmati oleh seluruh rakyat secara adil dan merata. Berhasil atau tidaknya pembangunan amat bergantung kepada peningkatan kemampuan hidup masyarakat. Pelaksanaan pembangunan harus memenuhi kriteria sebagai berikut.
  1. Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  2. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
  3. Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis.
Pemerataan pembangunan merupakan prioritas untuk mewujudkan keadilan yang meliputi hal berikut:
  1. Pemerataan pemenuhan kebutuhan hidup pokok rakyat, khususnya pangan, sandang, dan perumahan.
  2. Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan.
  3. Pemeratan pembagian pendapatan.
  4. Pemerataan kesempatan kerja.
  5. Pemerataan kesempatan berusaha.
  6. Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan.
  7. Pemerataan penyebaran kegiatan pembangunan di seluruh wilayah tanah air.
  8. Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan dan kepastian hukum.
Pemerataan pembangunan dilaksanakan dengan tujuan agar pembangunan nasional tidak sekadar meningkatkan atau memperbesar produksi dalam pertumbuhan ekonomi melainkan juga pembagian pendapatan yang lebih merata terutama untuk mengentaskan kemiskinan. Unsur kedua pembangunan adalah pertumbuhan ekonomi yang diharapkan pada mulanya berupaya agar laju pertumbuhan penduduk tidak lebih cepat daripada laju pertumbuhan ekonomi.

Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis ditujukan pada stabilitas pembangunan dalam sasarannya agar tidak muncul kesulitan atau hambatan berarti. Itu semua dimungkinkan jika prioritas terhadap kepentingan umum dapat memacu dan memotivasi program pembangunan sebagaimana yang digariskan dalam GBHN.
Sumber Pustaka: Yudhistira