Pentingnya Menegakkan Demokrasi Pancasila Dalam Membina Kehidupan Yang Tetib, Aman, Dan Tentram

Pentingnya Menegakkan Demokrasi Pancasila Dalam Membina Kehidupan Yang Tetib, Aman, Dan Tentram


Penegakan demokrasi Pancasila yang mewarnai seluruh aspek kehidupan bangsa merupakan sebuah keharusan. Kesadaran bernegara dan berbangsa harus tumbuh dan berkembang yang berarti rakyat harus dapat merasakan bimbingan dan pemerintah dengan jalan ikut serta secara aktif dalam kegiatan pembangunan, mematuhi semua peraturan, dan perundangan yang berlaku serta menemparkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan setiap individu dapat mempunyai arti jika mereka hidup dalam lingkungan masyarakat yang tertib, aman, dan tenteram sehingga dapat dicapai tujuan hidup. Kebiasaan bermusyawarah untuk mufakat dalam kehidupan masyarakat harus dibudayakan. Dengan demikian, cara hidup yang didasarkan atas demokrasi Pancasila dapat terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Pengamalan demokrasi Pancasila bisa berwujud pada usaha menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, saling menghargai dan menghormati pendapat yang berbeda, dan selalu bermusyawarah dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Prinsip keadilan dan kebenaran perlu ditegakkan dalam mengambil suatu keputusan karena akan menrangkut harkat dan martabat manusia yang harus dihormati dan dijunjung tinggi. Dengan demikian, kehidupan masyarakat yang tertib, aman, dan tenteram akan terwujud dengan baik.


Meningkatkan pengamalan demokrasi Pancasila dalam kehidupan

Dasar dan demokrasi Pancasila adalah kedaulatan rakyat seperti yang diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945 dan Pasal 1 Ayat (2) UUD 1945. Intl demokrasi Pancasila sendiri terdapat dalam sila keempat Pancasila yang menunjukkan bahwa rakyat merupakan subjek (pelaku) demokrasi Pancasila. Artinya,
rakyat secara keseluruhan berhak ikut aktif merumuskan keinginan-ke inginannya dengan turut serta dalam menentukan garis-garis besar haluan negara dan pimpinan nasional.

Pada demokrasi Pancasila partisipasi rakyat secara positif diatur oleh perundangan yang berlaku sehingga terlaksana dalam kehidupan kenegaraan secara melembaga. Hal mi berarti keinginn-keinginan rakyat disalurkan melalui lembaga-lembaga perwakilan yang dibentuk melalui pemilu secara demokratis. Demokrasi yang kita kembangkan bersifat populisnle. Artinya, demokrasi memerlukan keterlibatan rakyat keseluruhan serta mewujudkan progresifitas atau penggapaian kemajuan yang diatur secara konstitusional. Oleh karena itu, peningkatan pengamalan demokrasi Pancasila bukan hanya berorientasi di dalam kehidupan bernegara semata, melainkan pula dalam kehidupan bermasyarakat.

Hidup tertib, aman, dan tenteram dalam berbagai Iingkungan dan matra kehidupan

Pembukaan UUD 1945 telah menetapkan tujuan dan cita-cita nasional. Kaidah pokok tujuan dan cita-cita nasional itu tercantum dalam pasal-pasal UUD 1945 yang kemudian diformulasikan ke dalam Ketetapan MPR. Dengan demikian, masyarakat yang kita dambakan itu bukan semata-mata suatu utopia (cita-cita tinggi di awang-awang) melainkan bangsa Indonesia yakin bahwa dengan kerja keras, terarur, dan berencana akhirnya akan sampai ke tujuan, yaitu mencapai masyarakat yang berdasarkan Pancasila. Tujuan masyarakat Pancasila dapat digambarkan sebagai masyarakat adil dan makmur, merata, material spiritual yang berdasarkan Pancasila. Demi terwujudnya hidup tertib, aman, dan tenteram dalam berbagai lingkungan, maka bangsa Indonesia harus mampu memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Berperilaku yang dapat menuju terwujudnya hidup tertib, aman, dan tenteram itu dapat dilakukan di berbagai lingkungan, seperti lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
  • Lingkungan sekolah
Suasana tertib dan teratur di dalam lingkungan sekolah, yaitu antara guru, siswa didik, petugas administrasi, dan masyarakat sekitar perlu ditunjang faktor-faktor berikut;
  1. iklim belajar yang balk,
  2. sarana dan prasarana pendidikan yang mendukung
  3. murid yang baik dan berdisplin, dan
  4. lingkungan sekitar yang memadai.
  • Lingkungan keluarga
Sikap perilaku yang perlu dikembangkan dalam keluarga demi keutuhan dan kesatuan dalam memajukan pergaulan, yakni
  1. saling mencintai antaranggota kekeluarga,
  2. mengakui keberadaan dan fungsinya masing-masing,
  3. menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan
  4. menciptakan keterbukaan antaranggota keluarga.
  • Lingkungan masyarakat
Pertumbuhan masyarakat akan berpengaruh terhadap kemajuan lingkungannya. Karena itu, sebuah lingkungan masyarakat amat perlu dibina agar berkembang suasana pergaulan yang bernafaskan kekeluargaan, gotong royong, dan saling menolong. Perbuatan nyata mi dapat direa1isaikan melalui kegiatan RT, RW, kelurahan, dan kecamatan. Setiap warga diusahakan aktif dalam lembaga sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan untuk meningkatkan kehidupan yang Iebih baik dalam suasana kesatuan dan persatuan.
Sumber Pustaka: Yudhistira