Peranan Koperasi Dibandingkan Dengan Badan Usaha Lain

Peranan Koperasi Dibandingkan Dengan Badan Usaha Lain


Berikut adalah empat Peranan Koperasi yang di bandingkan dengan badan usaha lainnya.

Koperasi Sebagai Badan Usaha

Koperasi sebagai organisasi perekonomian rakyat yang berasas kekeluargaan secara keseluruhan dapat ditinjau dan beberapa segi.

  1. Koperasidapatditthjausebagai kelompok orang-orang yang melakukan kera sama dan oang-orang yang terbatas kemampuan ekonominya. Mereka meiiyatukan din dalam usaha bersama untuk mencapai tujuan bersama. Misalnya, sekelompok pedagang keci, atau sekelompok petani membentuk koperasi.
  2. Koperasi dapat ditinjau dan jenis kebutuhan yang ingin dipenuhi. Misalnya kebutuhan akan barang-barang konsumsi untuk keluarga atau individu, seperti perumahan, bahan makanan, dan kebutuhan jasa-jasa asuransi.
  3. Koperasi ditinjau dan segi hubungannya dengan negara, BUMN, swasta, serta organisasi Iainnya di luar koperasi. Hubungan-hubungan tersebut banyak ditentukan oleh struktur ekonomi dan sosial serta factor perkembangan sejarah di masing—masing negara tempat koperasi itu tumbuh.



Koperasi harus dilihat sebagai suatu kebulatan yang prinsip-prinsip dasarnya menentukan arah tujuan dan geraknya. Sebagai badan usaha, koperasi menyelenggarakan usaha bersama untuk kepentingan bersama. Koperasi mempunyai tujuan bersama untuk kepentingan bersama dan diselenggarakan atau dicapai melalui suatu kegiatan ekonomi yang terorganisir yang disebut dengan badan usaha. Keadaan ni menyebabkan koperasi mempunyai dua unsur yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya,yaitu unsur sosial dan unsur ekonomi.

Unsur sosial merupakan ciri koperasi sebagai kumpulan orang (association of person) yang merasakan secara terus-menerus adanya kesamaan kebutuhan dan melakukan usaha pemenuhan kebutuhan itu dengan cara yang Iebih rasional, efisien dan efektif, secara bersama-sama. Koperasi sebagai kumpulan orang menunjukkan unsur sosia, sedangkan koperasi sebagai badan usaha menunjukkan unsur ekonomi Tujuan utama koperasi adalah memenuhi kbutuhan para anggotanya. Pedoman tata kerja serta tata hubungan koperasi dengan anggota-anggotanya adalah:
  • berusaha memberikan pelayanan yang bermutu dengan biaya yang serendah mungkin,
  • membagikan sisa hasil usaha (SHU) kepada anggota sesuai dengan jasanya terhadap koperasi.

Peranan Koperasi

Koperasi mempunyai peranan menyejahterakan dan mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. Peranan koperasi dapat dit injau dan dua segi.
  • Peranan Ekonomi
Peranan ekonomi dan koperasi adalah:
  1. membantu para anggotanya untuk meningkatkan penghasilan sehingga kemakmuran pun meningkat
  2. menclpt&(an lapangan kerja
  3. mempersatukan dan mengembangkan daya usaha dan orang-orang, baik perorangan maupun masyarakat;
  4. ikut meningkatkan taraf hidup rakyat;
  5. menyeienggarakan kehidupan ekonomi secara demokratis;
  6. membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk menyejahterakan kehidupan ekonomi dan sosialnya;
  7. memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya.

  • Peranan Sosial
Watak sosial koperasi memberikan arti yang penting bagi usaha untuk mengembangkan kegiatan koperasi dengan membuka kesempatan seluasI uasnya bagi warga masyarakat yang belum menjadi anggota untuk ikut berpartisipasi. Watak sosial koperasi seperti itu menciptakan suatu kesempatan bagi koperasi untuk menampilkan peranan sosialnya dalam masyarakat sebagai berikut.
  1. Mendidik para anggotanya untuk secara bersama-sama menyelesaikan masalahnya sendiri serta membuka kesempatan secara bersama untuk membangun kehidupan ekonominya masing-masing.
  2. Menumbuhkan semangat kerja sama serta cinta terhadap sesama umat manusia yang bersumber pada kewajiban partisipasi dan para anggota sesuai dengan kemampuan masing-masing.
  3. Menanamkan penggunaan ukuran berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan dan pendekatan secara manusiawi dan bukan nilai uang atau kebendaan.
  4. Memungkinkan terlaksananya usaha pembentukan warga negara yang baik dan bertanggung jawab atas kesejahteraan masyarakat.
Tujuan akhir koperasi adalah untuk mencapai tingkat penghidupan yang lebih baik, dengan organisasi koperasi memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat, sedangkan organisasi ekonomi nonkoperasi masih tetap dibiarkan berjalan namun tidak lagi memegang peranan penting dalam sistem perekonomian masyarakat.

Perbedaan Koperasi dengan Badan Usaha Lain

Di dalam masyarakat, banyak perkumpulan yang didirikan oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan di dalamnya. Perkumpulan-perkumpulan tersebut ada pula yang bergerak di bidang sosial dan ada yang bergerak di bidang ekonorni. Jika kumpulan orang tersebut bertujuan untuk berusaha di bidang ekonomi dengan tujuan mencari keuntungan, perkumpulan ekonomi itu disebut badan usaha. Badan usaha yang berbadan hukum mempunyai hak untuk melakukan perbuatan-perbuatan hukum dan perbuatannya dijamin oleh hukum. Perbuatan hukum di sini misalnya jual-beli, pinjam-meminjam, serta sewa-menyewa. Badan usaha yang berhak berdiri sebagai badan hukum antara lain adalah koperasi, PT,
atau BUMN.

Berarti di sini, antara koperasi, PT, atau BUMN secara kasar terdapat persamaan dalam tujuan yang sama-sama mencari keuntungan. Namun jika ditilik lebih jauh lagi, terdapat banyak perbedaan mendasar antara koperasi dengan badan usaha lain tersebut. Kita dapat melihat perbedaan
ini secara lebih jelas pada uraian yang ada di Tabel 9-1 pada halaman berikut.

Peranan Koperasi Dibandingkan dengan Badan Usaha Lain

Pada Sub C-2 di atas telah diuraikan tentang peranan koperasi baik dan segi ekonomi maupun dan sei sosialnya. Di sini akan dibahas peranan koperasi, yakni peranan khusus yang herbeda dengan badan usaha lain. Koperasi merupakan sarana yang paling cocok untuk mengembang kan perekonomian yang sesuai dengan kepribadian bangsa Koperasi merupakan organisasi masyarakat yang mandiri yang ber fungsi sebagai wadah perjuangan ekQnomi anggota.

Koperasi merupakan wahana utama untuk pembmnaan kemampuan usaha golongan ekonomi Iemah, yang merupakan bagian terbesar dan penduduk Indonesia, guna meningkatkan kesejahteraannya Sehingga kesenjangan ekonomi antara golongan ekonomi lemah dan golongan ekonomi kuat secara bertahap dapat diperkecil.
Sumber Pustaka: Erlangga