Permusuhan Interaksi Sosial Yang Bersifat Disosiatif Dalam Sosiologi

Permusuhan Interaksi Sosial Yang Bersifat Disosiatif


Permusuhan ialah keadaan yang membuat salah satu pihak merintangi atau menjadi penghalang bagi individu atau kelompok dalam melakukan kegiatan-kegiatan tertentu. Permusuhan biasanya diawali dengan suatu persaingan yang serius, sehingga terjadi bentrokan yang berkepanjangan. Sikap permusuhan yang dimiliki oleh kelompok manusia itu dapat menimbulkan usaha-usaha untuk memperdayakan musuh-musuhnya. Misalnya, dalam peperangan antarkelompok saling menjatuhkan dan saling membunuh.

Dalam peperangan sulit ditemukan kelompok yang bersikap baik terhadap kelompok yang lain. Sikap permusuhan dalam kehidupan sosial tidak hanya muncul dalam bentuk peperangan, tetapi juga dalam bentuk kehidupan, seperti di sekolah, di rumah, atau di lingkungan tetangga. Mereka bermusuhan karena ingin memperebutkan sesuatu. Sikap bermusuhan adalah sikap yang tidak terpuji, dan tidak dibenarkan oleh nilai-nilai dan norma-norma yang hidup dan berkembang dalam lingkungan masyarakat.



Walaupun sikap bermusuhan tidak dibenarkan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, permusuhan itu memang terjadi. Hal ini antara lain disebabkan oleh adanya beberapa fakta berikut.
  1. Berprasangka buruk kepada pihak lain.
  2. Individu kurang dapat mengendalikan emosi.
  3. Adanya masalah tertentu yang dapat melahirkan suatu permusuhan.
  4. Persaingan yang sangat tajam sehingga kontrol social kurang berfungsi.
  5. Dorongan kemauan untuk memperoleh prestasi.
Sumber Pustaka: Bumi Aksara