Prilaku Produksi Yang Mengutamakan Kepentingan Rakyat

Prilaku Produksi Yang Mengutamakan Kepentingan Rakyat


Apa motif utama perusahaan? Apa yang memotivasi sektor produksi sehingga mau memproduksi barang atau jasa? Jelas, motif utama adalah laba. Laba dalam pengertian sederhana adalah total penerimaan dikurangi total pengeluaran. Dua unsur utama di sana adalah total penerimaan dan total pengeluaran. Perusahaan selaku produsen, untuk memperbesar laba berusaha semaksimal mungkin menekan pengeluaran dengan cara menekan upah buruh, mengurangi mutu. dan sebagainya. Selain itu, produsen berusaha mendapatkan monopoli dengan cara berkolusi, korupsi dan menciptakan nepotisme.

Anda tentu bisa mengambil kesimpulan bahwa perilaku di atas tidaldah etis dan menyalahi serta merugikan masyarakat banyak. Bagaimanakah perilaku berproduksi perusahaan semestinya? Perusahaan selaku pelaku ekonomi haruslah selalu mengedepankan kepentingan masyarakat. Tidak sewajarnya dalam mencapai laba yang tinggi perusahaan mengorbankan kepentingan masyarakat dengan cara-cara pembuangan limbah sembarangan, polusi, dan pemberian upah yang rendah. 



Untuk menciptakan perilaku produksi yang mengutamakan kepentingan masyarakat, perusahaan selaku produsen haruslah menanamkan hal-hal berikut.

Memberikan keuntungan bagi stake holder

Kini sudah saatnya perusahaan memberikan keuntungan kepada stake holders, yaitu pihak-pihak yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan perusahaan.

Memberikan Sumbangan Sosial

Perusahaan harus memberi sumbangan pada pembangunan sosial suatu negara secara keseluruhan dengan menciptakan lapangan kerja yang produktif dan membantu meningkatkan daya bell masyarakat secara keseluruhan.

Menumbuhkan rasa saling percaya

Perusahaan haruslah menyadari bahwa kelurusan hati, ketulusan, kejujuran, sikap memegang teguh janji dan transparansi bermanfaat tidak hanya bagi kredibilitas dan stabilitas bisnis sendiri, tetapi juga bagi kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan.

Menghormati aturan

Aturan-aturan yang ditetapkan seperti larangan monopoli haruslah selalu dihormati agar tidak terjadin penguasaan oleh pihak-pihak tertentu terhadap masyarakat sehingga masyarakat dirugikan.

Sikap Hormat terhadap lingkungan alam

Perusahaan wajib melindungi dan dengan cara-cara tertentu meningkatkan lingkungan alam, mendukung pelestarian alam, dan mencegah terjadinya pemborosan sumber daya alam.

Menghindari operasi-operasi tidak etis

Praktik-praktik seperti penyuapan, pencucian uang, penyelundupan, narkotika, dan inside trading haruslah dihindari.
Sumber Pustaka: Yudistira