Tanggung Jawab Terhadap Bangsa Dan Negara

Tanggung Jawab Terhadap Bangsa Dan Negara


Tidak ada satu pun masyarakat yang rela negaranya dijajah oleh negara lain. Dengan segala kemampuan yang ada sebuah masyarakat akan mengorbankan din demi lepas dan belenggu penjajah. Jika suatu masyarakat memperoleh kemerdekaannya, suasana semangat persatuan akan mewarnai. 

Pemimpin bani beserta stafnya diangkat untuk mengendalikan roda pemerintahan. Namun, seperti halnya sebuah pemerintahan yang baru, jalannya pemerintahan suatu bangsa tidak akan sepi dan percobaan, seperti benturan sosial ataupun pergolakan. Alangkah nikmatnya satu generasi bangsa yang hidup rukun dan aman di atas bumi yang makmur. Berjuang memperoleh kemerdekaan itu merupakan tugas yang berat. Narnun, mengisi kemerdekaan merupakan tugas yang lebih berat lagi.



Tugas kita terhadap bangsa dan negara, di antaranya sebagai benikut:
  1. tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang mengganggu keamanan negara,
  2. taat kepada pemerintah sebagaimana firman Allah swt. berikut.

Yang artinya: “Hai orang-orang yang berinan taatilah Allah dan taatilah rasul-Nya dan ulil amri di antara kamu .... “ (Q.S. An Nisa:59) 

Sabda Rasulullah saw.

Yang artinya: “Ibnu Umar ia berkata: Rasulullah saw. bersabda “Seorang muslim wajib mendengar dan taat pada pemerintahnya dalam apa yang disetujui atau tidak disetujui, kecuali jika diperintah maksiat. Apabila disuruh maksiat, maka tidak wajib mendengar dan tidak wajib taat. “ (H.R. Muttafaqun alaih)
Sumber Pustaka: Yudhistira