Tata Cara Salat dalam Kendaraan

Tata Cara Salat dalam Kendaraan


Dalam perjalanan kita boleh melakukan salat dalam kendaraan, baik di darat (bus atau kereta api), di kapal laut, maupun pesawat terbang. Laksanakanlah salat dengan arah kiblat sesuai dengan arah kendaraan berjalan sebagaimana firman Allah swt. Dan sabda Rasulullah saw. berikut.



Yang artinya. “Dan kepunyaan Allahlah timur dan barat maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. SesungguhnyaAllah Mahaluas (rahmatNya) lagi Maha Mengetahui. “ (Q.S. Al Baqarah: 115)

Yang artinya: “Nabi saw ditanya perihal salat di atas kapal, maka jawab beliau salatlah di sana sambil berdiri, kecali jika engkau takut tenggelam.” (H.R. Ad Daruqutni dan Hakim)

Berikut ini adalah cara melaksanakan salat dalam kendaraan.
  1. Apabila salat dalam bus atau kereta api (di darat) maka salat dapat dilakukan sambil duduk tanpa harus menghadap kiblat. Untuk melakukan rukuk dan sujud dapat dilakukan dengan isyarat.
  2. Salat di kapal lautdapat dilaksanakan dengan berdiri menghadap kiblat sebagaimana biasanya. Salat dapat juga dilakukan dengan duduk (rukuk dan sujud dilakukan dengan isyarat).
  3. Salat di pesawat terbang (udara) dapat dilakukan dengan duduk, tidakharus menghadap kiblat (dapat disesuaikan dengan arah pesawat). Untuk rukuk dan sujud dilakukan dengan isyarat, sewaktu rukuk dengan menundukkan kepala dan di waktu sujud hendaklah menundukkan kepala lebih rendah dan rukuknya.
Sumber Pustaka: Yudhistira