Teori Pertumbuhan Ekonomi Menurut Karl Bucher

Teori Pertumbuhan Ekonomi Menurut Karl Bucher


Menurut Karl Bucher, pertumbuhan ekonomi dibagi menurut jarak yang ditempuh oleh alat pemuas kebutuhan mulai dan produsen sampai ke konsumen. Menurut Bucher, masyarakat merupakan satu kesatuan rumah tangga, baik sebagai rumah tangga konsumen maupun rumah tangga produsen. Bucher membagi pertumbuhan ekonomi atas beberapa tahapan sebagai berikut.

Rumah Tangga Tertutup

Ketika manusia baru mengenal bercocok tanam, mulailah mereka meninggalkan kehidupan mengembara dan menetap di suatu tempat secara berkelompok. Segala alat pemuas kebutuhan mereka dihasilkan oleh kelompok masyarakat itu sendiri sehingga pertukaran antarkelompok/desa hampir tidak ada. Contoh rumah tangga tertutup ini masih terdapat di suku terasing di Irian Jaya, Kalimantan, dan suku anak dalam di daerah Jambi.



Rumah Tangga Kota

Akibat pertambahan penduduk, lama-kelamaan lingkungan desa menjadi semakin luas sehingga memungkinkan timbulnya pembagian pekerjaan dan munculnya pekerja-pekerja baru. Hal ini menimbulkan berbagai golongan seperti tukang, pedagang, dan petani.

Golongan di luar petani melepaskan din dan pertanian dan kemudian mereka membangun kota-kota sebagai pusat ndustri dan perdagangan. Pada awalnya muncul pasar tempat menjual barang-barang has pertukangan dan industri. Kemudian pasar-pasar ini menjelma menad. kota-kota. Antara kota dengan desa terjadi pertukaran sehingga terbentuklah suatu kesatuan ekonomi, di mana kota sebagai pusatnya Tingkatan ini disebut sebagai tata rumah tangga kota.

Rumah Tangga Kemasyarakatan

Rumah tangga kota berkembang lebih luas lagi meliputi pertukaran antar berbagai kota dan desa, sehingga terbentuklah tata rumah tangga kemasyarakatan. Barang-barang diproduksi secara besar-besaran dengan mayoritas masyarakat menjadi pekerja dan hanya sebagian kecil saja yang menguasai modal dan alat-alat produksi. Alat-alat pemuas kebutuhan ini semakin beraneka ragam dan dalam jumlah yang semakin banyak. Pada tahapan ini bermunculan perusahaan-perusahaan besar yang memproduksi barang-barang alat pemuas kebutuhan.

Timbulnya rumah tangga kemasyarakatan diawali dengan semakin luasnya daerah kekuasaan tuan tanah yang meliputi kota perdagangan dan desa pertanian lalu diikuti dengan pendirian kerajaan-kerajaan kecil. Akibatnya timbullah keperluan untuk membangun angkatan perang yang memerlukan anggaran tersendiri guna menjaga agar kehidupan perekonomian secara keseluruhan dapat berjalan lancar. Susunan rumah tangga kemasyarakatan ini disebut juga dengan susunan rumah tangga bangsa.

Rumah Tangga Dunia

Tingkatan perkembangan ini bukan merupakan pendapat dan Karl Bucher, tetapi merupakan tingkat perkembangan kehidupan perekonomian yang terjadi dewasa ini. Dengan adanya hubungan perdagangan antar negara dan perkembangan teknologi yang luar biasa dalam berproduks, kegiatan perdagangan menjadi lebih mudah dilakukan sehingga timbul suatu tahap perkembangan kehidupan perekonomian dunia.
Sumber Pustaka: Erlangga