5 Pengertian Budaya Politik Menurut Para Ahli

Pengertian Budaya Politik Menurut Para Ahli


Ada banyak sarjana ilmu politik yang telah mengkaji tema budaya politik sehingga terdapat variasi konsep tentang budaya politik yang kita ketahui. Namun bila diamati dan dikaji lebih jauh, derajat/tingkat perbedaan konsep tersebut tidaklah begitu besar sehingga tetap dalam satu pemahaman dan rambu-rambu yang sama. Berikut mi merupakan pengertian budaya politik menurut beberapa ahli ilmu politik.



Rusadi Sumintapura

Budaya politik tidak lain adalah pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang dihayati oleh para anggota suatu sistem politik.

Sidney Verba

Budaya politik adalah suatu sistem kepercayaan empirik, simbol-simbol ekspresif, dan nilai-nilai yang menegaskan suatu situasi di mana tindakan politik dilakukan.

Alan R. Ball

Budaya politik adalah suatu susunan yang terdiri dan sikap, kepercayaan, emosi, dan nilai-nilai masyarakat yang berhubungan dengan sistem politik dan isu-isu politik.

Austin Ranney

Budaya politik adalah seperangkat pandangan tentang politik dan pemermntahan yang dipegang secara bersama-sama; sebuah pola orientasi terhadap objek-objek politik.

Gabriel A. Almond dan G. Bingham Powell, Jr.

Budaya politik berisikan sikap, keyakinan, nilai, dan keterampilan yang berlaku bagi seluruh populasi, juga kecenderungan dan pola-pola khusus yang terdapat pada bagianb agian tertentu dan populasi.

Berdasarkan beberapa pengertian tersebut di atas (dalam arti umum atau menurut para ahli), dapat ditarik beberapa batasan konseptual tentang budaya politik sebagai berikut:
  1. Bahwa konsep budaya politik lebih memberi penekanan pada perilaku-perilaku nonaktual seperti orientasi, sikap, nilai-nilai, dan kepercayaan-kepercayaan. Hal inilah yang menyebabkan Gabriel A. Almond memandang bahwa budaya politik adalah dimensi psikologis dan sebuah sistem politik yang juga memiliki peranan penting demi berjalannya sebuah sistem politik.
  2. Hal-hal yang diorientasikan dalam budaya politik adalah sistem politik, artinya pembicaraan tentang budaya politik tidak pernah lepas dan pembicaraan tentang sistem politik. Hal-hal yang diorientasikan dalam sistem politik, yaitu setiap komponen yang terdiri dan komponen struktur dan fungsi dalam sistem politik. Seseorang akan memiliki orientasi yang berbeda terhadap sistem politik dengan melihat fokus yang diorientasikan, apakah dalam tataran struktur politik, fungsi struktur politik, dan gabungan keduanya. Misalnya, orientasi politik terhadap lembaga politik seperti lembaga legislatif, eksekutif, dan sebagainya.
  3. Budaya politik merupakan desknipsi konseptual yang menggambarkan komponenk omponen budaya politik dalam tataran masif, atau mendeskripsikan masyarakat di suatu negara atau wilayah, bukan per individu. Hal ini berkaitan dengan pemahaman bahwa budaya politik merupakan refleksi perilaku warga negara secara massal yang memiliki peran besar bagi terciptanya sistem politik yang ideal.
Dengan memahami pengertian budaya politik, kita akan memperoleh paling tidak dua manfaat, yakni:
  • Sikap warga negara terhadap sistem politik akan mempengaruhi tuntutan, tanggapan, dukungan, serta orientasinya terhadap sistem politik itu;
  • Hubungan antara budaya politik dengan sistem politik atau faktor-taktor apa yang menyebabkan terjadinya pergeseran politik dapat dimengerti.
Sumber Pustaka: Erlangga