Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Kegiatan Manusia

Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Kegiatan Manusia


Manusia membutuhkan sumber daya alam untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Namun, cara memperoleh tersebut tanpa disadari kadang menimbulkan kerusakan lingkungan hidup, antara lain berikut ini.

Kerusakan Hutan

Hutan merupakan bagian sumber daya alam yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi suatu negara. Manfaat hutan terutama kayunya, yaitu dapat dipakai sebagai bahan bakar, bahan bangunan, bahan baku industri, dan sebagai perabot rumah tangga. Selain itu, hutan berperan sebagai penyaring udara dan penyimpan air, sebagai pelindung kesuburan tanah yang paling balk, serta sebagai tempat tinggal bagi beraneka jenis hewan. Namun demikian, karena hutan menjadi sumber utama kebutuhan manusia dan mudah didayagunakan, maka hutan telah banyak mengalami kerusakan.



Bentuk kerusakan hutan akibat kegiatan manusia antara lain berikut ini.
  1. Pemanfaatan sumber daya hutan secara berlebihan. Contohnya penebangan pepohonan di hutan untuk keperluan industri, rumah tangga, dan bahan bangunan.
  2. Pengalihan fungsi hutan menjadi lahan pertanian, permukiman, dan kegiatan penambangan. Pengalihan fungsi ml dilakukan dengan cara menebang dan membakar pepohonan yang ada di hutan, sehingga akibatnya terjadilah lahan kritis.
Akibat yang akan diderita karena kerusakan hutan adalah sebagai berikut.
  1. Punahnya berbagai jenis hewan dan tumbuhan, sehingga menyebabkan berkurangnya keanekaragaman hayati.
  2. Terjadi perubahan iklim karena hutan tidak lagi berfungsi untuk mengatur iklim.
  3. Terjadi kekeringan pada musim kemarau dan akan terjadi banjir pada musim hujan.
  4. Terjadi lahan kritis di mana tanh menjadi tidak subur, sehingga tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik.

Pencemaran Lingkungan



Pencemaran lingkungan adalah masuknya limbah hasil kegiatan manusia ke dalam suatu wilayah tertentu sehingga kualitas lingkungan wilayah tersebut menjadi berubah tidak sesuai lagi dengan peruntukannya. Pencemaran lingkungan dapat berupa pencemaran air, pencemaran air laut, pencemaran tanah, pencemaran udara, dan pencemaran suara.
  • Pemcemaran Air
Pencemaran air dapat terjadi karena penggunaan zat-zat kimia yang berlebihan seperti pestisida dan insektisida. Pembuangan sampah sisa industri juga dapat mencemari air. Selain itu sampah rumah tangga yang terbuang ke saluran pembuangan, baik sampah padat maupun cair yang berlebihan akan mencemari air.
  • Pemcemaran Air Laut
Kebocoran serta tabrakan kapal-kapal tanker di laut dapat mengakibatkan tumpahnya minyak ke dalam laut. Selain itu, kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan racun dan bahan peledak ikut merusak kehidupan alam perairan. Hal mi dapat mematikan ikan besar mapun kecil, yang berarti juga akan mengurangi produksi ikan di masa yang akan datang.
  • Pemcemaran Tanah
Banyak sekali peristiwa yang dapat mencemari tanah, sehingga tanah tidak dapat dipergunakan untuk areal pertanian, kehutanan ataupun tempat tinggal. Pencemaran tanah terjadi karena hal-hal berikut ini.
  1. Pembuangan bahan-bahan yang berbahaya, racun nuklir, dan lain-lain.
  2. Pengambilan hasil tambang yang berlebihan.
  3. Pengambilan air tanah yang berlebihan.
  4. Pembuangan sampah anorganik yang sulit diuraikan seperti plastik, botol, dan kaleng.
  • Pencemaran Udatara
Makin banyaknya pabrik-pabrik. Didirikan serta bertambahnya mesin dan kendaraan bermotor merupakan hasil dan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sementara dan pabrik-pabrik, kendaraan bermotor, dan dapur rumah tetangga meyebabkan timbulnya masalah pencemaran udara, yakni adanya asap dan gas yang keluar mengotori udara
 Sumber Pustaka: Yudhistira