Definisi Demokratisasi Dan Indikatornya

Definisi Demokratisasi


Kondisi ideal sebuah negara demokrasi tentu saja banyak dicita-citakan oleh masyarakat yang menginginkan kedamaian dan kesejahteraan hidup. Tetapi menuju hal tersebut bukanlah sesuatu yang mudah. Proses menuju kondisi-kondisi demokrasi inilah yang disebut dengan “demokratisasi”. Demokratisasi dapat menjadi jalan untuk keluar dan otoritarianisme, karena proses ini akan mengembalikan hakhak rakyat untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik, ekonomi, sosial-kebudayaan, dan sebagainya.

Demokratisasi merupakan proses pendemokrasian segenap rakyat untuk turut serta dalam pemerintahan melalui wakil-wakilnya. Atau berpartisipasi dalam berbagai bidang kegiatan (masyarakat/negara) baik langsung atau tidak langsung, dengan mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi warga negara.



Demokratisasi biasanya diawali dengan adanya liberalisasi (meluasnya kebebasan) yang selanjutnya berkembang dengan longgarnya media massa, akses masyarakat terhadap politik, dan adanya penghargaan terhadap keberagaman (pluralisme). Demokratisasi merupakan bentuk yang lehih luas daripada sekedar liberalisasi, karena dalam tahap mi terdapat persaingan terbuka untuk memperoleh dukungan rakyat yang antara lain dalam pengisian jabatan-jabatan publik melalui pemilihan umum.

Sebagai sebuah proses, demokratisasi bukanlah proses yang berjalan linear (lurus) tahap demi tahap. Akan selalu ada hambatan dalam menuju suatu titik aspek baik yang dating dan sekelompok masyarakat atau pun dan pemerintah itu sendiri. Jadi, demokratisasi di dalam satu negara tidak selamanya terus meningkat menuju suatu tahap kemajuan yang tetap (kons tan). Sekali waktu, tirnbul masa turun-naik, gerakan perlawanan, pemberontakan, perang saudara atau mungkin saja terjadi revolusi, dan sebagainya. Kriteria untuk sebuah masyarakat dan negara yang melakukan demokratisasi dapat dicermati berdasarkan pendapat Robert A. Dahl berikut ini:

Sumber Pustaka: Erlangga