Definisi Mikroskop Dan Bagiannya

Definisi Mikroskop Dan Bagiannya


Perkembangan biologi didukung oleh penemuan peralatan yang digunakan para ahli. Misalnya, pada tahun 1600-an Anton van Leeuwenhoek menemukan mikroskop. Dengan mikroskop, para ahli dapat mengamati mikro organisme. Saat mi orang telah menggunakan mikroskop elektron. 

Dengan mikroskop elektron, dapat diperoleh gambaran tentang molekul-molekul yang menyusun sel makhluk hidup. Mikroskop yang biasa digunakan ialah mikroskop cahaya, yang hanya dapat memperbesar bayangan benda sampai seribu kali. Sedangkan mikroskop elektron dapat memperbesar hingga sejuta kali.

Bagian-Bagian Pada Mikroskop

Berikut ini akan dijelaskan tentang bagian-bagian mikroskop. Hal ini untuk membantu kalian belajar menggunakan mikroskop dengan benar.
  • Pemutar lensa
Pada lempeng pemutar mi terdapat lensa objektif. Lempeng ini dapat diputar agar lensa objektif berada pada kedudukan yang sesuai.
  • Lensa objektif
Untuk memperbesar bayangan benda atau sediaan (preparat).
  • Penjepit
Untuk menjepit kaca benda atau Sediaan agar tidak bergeser.


  • Kondensor
Untuk mengumpulkan cahaya dan cermin menuju ke sediaan.
  • Diafragma
Untuk mengatur banyaknya cahaya yang menuju ke kondensor.
  • Cermin
Untuk memantulkan cahaya dan sumber cahaya ke kondensor.
  • Lensa okuler
Untuk.memperbesar bayangan dan lensa objektif. Tempat mata melihat bayangan.

  • Badan mikroskop
Berupa tabung yang dapat dinaikkan atau diturunkan.
  • Makrometer
Untuk menaikkan dan menurunkan badan mikroskop secara cepat.

  • Mikrometer
Untuk menaikkan dan menurunkan badan mikroskop secara lambat.
  • Lengan mikroskop
Tempat untuk memegang mikroskop
  • Meja benda
Untuk meletakkan sediaan. Bagian meja mikroskop berlubang untuk tempat lewatnya cahaya dan kondensor.
  • Pemutar kondensor
Untuk menaikkan dan menurunkan kondensor agar diperoleh cahaya yang optimum
  • Kaki mikroskop
Sumber Pustaka: Erlangga