Jenis Flora Di Indonesia Berdasarkan Iklim, Jenis Pohon Dan Fungsinya

Jenis Flora Di Indonesia Pada Geografi


Jenis tumbuh-tumbuhan yang terdapat di Indonesia kurang lebih mencapai 25.000 spesies atau sekitar 10% jenis flora di dunia. Beberapa jenis tumbuhan ada yang merupakan jenis endemik, yaitu jenis tuinbuhan yang hanya terdapat di Indonesia. Berdasarkan Undang-Undang Pokok Kehutanan no. 5 Tahun 1967, pengertian hutan adalah suatu lapangan pertumbuhan pepohonan yang secara keseluruhan merupakan persekutuan hidup alam hayati, alam lingkungannya, dan yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai hutan. Jenis hutan dapat digolongkan menjadi berikut ini.

Jenis Hutan Berdasarkan Iklim

  • Hutan Hujan Tropis
Hutan hujan tropis (tropical rain forest) adalah hutan yang hanya terdapat di daerah beriklim tropis. Di dalam hutan hujan tropis terdapat pepohonan yang tinggi dan rapat yang tingginya mencapai 60 m. Ciri-ciri hutan hujan tropis di antaranya berikut ini.


  1. Pohonnya berdaun lebar.
  2. Daunnya menghijau sepanjang tahun.
  3. Terdapat tumbuhan epifit, lumut, palem, dan pohon-pohon panjat sejenis rotan.
Di Indonesia, hutan tropis banyak terdapat di daerah-daerah yang curah hujannya tinggi seperti di Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
  • Hutan Musim
Hutan musim terdapat di daerah beriklim tropis yang mempunyai dua musim, yaitu musim kemarau dam musim hujan. Contohnya hutan musim seperti hutan jati di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ciri-ciri hutan musim di antaranya berikut ini.
  1. Pohon-pohonnya lebih jarang.
  2. Ketinggian pohonnya antara 12-35 m.
  3. Daunnya pada musim kemarau mranggas sedangkan pada musim hujan bersemi.
  • Hutan sabana
Hutan sabana atau savana adalah padang rumput yang diselingi pepohonan perdu. Hutan mi banyak dijumpai di daerah-daerah yang musim kemaraunya panjang dengan curah hujan yang kecil. Hutan sabana banyak terdapat di kepulauan Nusa Tenggara.
  • Hutan Bakau
Hutan bakau atau mangrove merupakan hutan khas di daerah pantai tropik. Ciri-ciri tumbuhannya, yaitu mempunyai akar nafas yang menggantung dan batang. Hutan ini banyak terdapat di pantai utara pulau Jawa, pantai timur Sumatra, pantai selatan Kalimantan Tengah, dan Riau.

Jenis Hutan Berdasarkan Jenis Pohon

  • Hutan Homogen
Hutan homogen adalah hutan yang ditumbuhi hanya satu jenis tumbuhan. Pada umumnya hutan mi dibuat untuk tujuan tertentu. Misalnya untuk penghijauan, reboisasi atau untuk keperluan industri. Hutan homogeny contohnya seperti hutan jati dan hutan pinus atau cemara.
  • Hutan Hetrogen
Hutan heterogen adalah hutan yang ditumbuhi berbagai macam tumbuhan, misalnya hutan hujan tropis. Hutan lindung adalah hutan yang berfungsi sebagai berikut.

Jenis Hutan Berdasarkan Fungsi

  • Hutan Lindung
  1. Penyaringan air yang meresap ke dalam tanah, menyimpan air sebagai cadangan air tanah, dan menghambat laju perjalanan air dalam tanah. Kesemuanya fungsi tersebut disebut fungsi hidrologis.
  2. Dapat mencegah terjadinya banjir.
  3. Perlindungan tanah dan erosi. Hutan dapat menahn air hujan yang jatuh ke permukaan tanah, sehingga mengurangi laju aliran permukaan yang menyebabkan erosi.
  • Hutan Suaka Alam
Hutan suaka alam adalah hutan yang secara khusus digunakan untuk melindungi jenis flora dan fauna tertentu. Hutan suaka alam terdiri dan cagar alam dan suaka margasatwa.
  • Hutan Produksi
Hutan produksi adalah hutan yang berfungsi untuk diambil hasilnya. misalnya diambil kayu atau nonkayunya (rotan, damar, dan jelutung). Selain berbagai jenis hutan di atas, di Indonesia terdapat beberapa pohon ash yang terkenal, misalnya bunga raflessia arnoldi (bunga terbesar di dunia) dan bunga bangkai (amorphophalus titanum) yang merupakan bunga tertinggi di dunia. Thmbuhan di Indonesia mempunyai sifat istimewa, misalnya adanya gejala cauliflora, yaitu adanya bunga dan buah pada batang dan dahan, tidak pada pucuknya seperti pada buah belimbing, duku, durian, dan nangka.
Sumber Pustaka: Yudhistira