Mempersiapkan Proposal Tari Kreasi Pada Tari Kreasi Setempat

Mempersiapkan Proposal Tari Kreasi


Suatu pertunjukan tari, terlebih taxi kreasi dan modern, dituntut persiapan suatu gagasan dan atau konsep yang matang sebelum ditampilkan ke atas pentas. Untuk membuat suatu proposal tidak ada aturan yang pasti, dalam pengertian harus diikuti secara ketat. Proposal yang dianggap baik untuk seseorang, belum tentu baik untuk orang lain.



Demikian juga model proposal dapat berubah sesuai kebutuhan dan tujuan pembuatnya. Tujuan (maksud) dalam bahasa seni (tan) dapat disejajarkan dengan istilah gagasan (konsep). Gagasan (konsep) merupakan ide dasar yang menjadi latar belakang suatu bentuk tari (baru). Gagasan yang baik biasanya mengandung kriteria: menarik, orisinal, kreatif, inovatif, mendidik, dan berguna bagi pertumbuhan budaya bangsa dan manusia.

Format (susunan) proposal juga bebas, tetapi tetap mengikuti kaidah penulisan ilmiah, seperti: sinopsis, gagasan pokok (ide dasar), gagasan gerak, durasi (waktu yang digunakan), aksesoris (perhiasan), properti (peralatan), dan tempat. Sebagai contoh, berikut disampaikan proposal yang memuat gagasan (konsep) taxi Angsa yang disusun oleh Nanuk Rahayu, S. Kar., M. Hum., Sarvuni Padminingsih, S.Kar. dan Dwi Rahmani, S. Kar.
Sumber Pustaka: Yudhistira