Semangat Kebangsaan (Nasionalisme Dan Patriotisme)

Semangat Kebangsaan (Nasionalisme Dan Patriotisme)


Nasionalisme adalah suatu paham atau ajaran untuk mencintai bangsa dan negara atas kesadaran keanggotaan/warga negara yang secara potensial bersama-sama mencapai, mempertahankan, dan mengabdikan identitas, integritas, kemakmuran, dan kekuatan bangsanya.

Patriotisme adalah semangat dan jiwa yag dimiliki oleh seseorang untuk berkorban/rela berkorban demi nama suatu bangsa atau negara. Makna dan keberadaan patriotisme itu sendiri tidak dapat dipisahkan dengan nasionalisme. Patriotisme menganjurkan kepada seluruh anggota suatu bangsa untuk selalu rela berkorban kepada negaranya sebagai tempat berpijak, tempat hidup, dan tempat untuk mencari perighidupan, sedangkan nasionalisme mengajarkan kepada kita untuk mencintai tanah air, bangsa, dan negara dengan segala apa yang dimilikinya. Namun, ada beberapa pengertian nasionalisme yang diartikan salah, sehingga muncul pengertian nasionalisme sebagai berikut.



Nasionalisme dalam Arti Sempit

Nasionalisme dalam pengertian mi dapat diartikan sebagai perasaan cinta terhadap bangsanya secara berlebih-lebihan sehingga memandang rendah bangsa dan suku bangsa lainnya. Nasionalisme dalam arti sempit sering disebut dengan’ jingoisme atau chauvinisme. Misalnya, bangsa Jerman di masa kekuasaan Adolf Hitler (1933 — 1945). Menurut Hitler dalam bukunya Mein Kampf (perjuangankU, bangsa Jerman (ras Ary) merupakan ras yang paling unggul dibanding ras lain. “Deutcshland uber Alles in der Welt” (Jerman di atas segala-galanya dalam dunia). Namun, semangat nasionalisme yang sempit ini ditentang oleh bangsa-bangsa di seluruh dunia karena hanya mementingkan sekelompok bangsa atau golongan saja.

Contoh lain dan nasionalisme yang memiliki arti sempit adalah ketika negara Italia di masa kekuasaan Mussolini (Benito Amilcare Andrea Mussolini, 1883 — 1945). Bentuk nasionalismenya dikenal dengan fasisme. Bagaimana .dengan nasionalisme bangsa Indonesia? Negara Indonesia terdiri dan berbagai siiku bangsa dengan adat istiadat yang berbeda-beda. Rasa nasionalisme bangsa Indonsia mungkin saja berkembang ke arah yang negatif apabila tidak diarahkan kepada persatuan dan kesatuan bangsa. Biasanya nasionalisme yang berlebihan terhadap suku bangsanya disebut dengan sukuisme, hal tersebut tidak kita inginkan.

Nasionalisme dalam Arti Luas

Nasionalisme dalam pengertian mi dapat diartikan sebagai perasaan cinta dan bangga terhadap tanah air dan bangsanya, tanpa memandang lain lebih rendah dan bangsa dan negaranya. Nasionalisme seperti ini lebih mengutamakan persatuan dan kesatuan, kepentingan dan keselamatan bangsa dan negaranya demi menjalin hubungan kerja sama, keharmonisan maupun keselarasan antarbangsa dan negara di dunia.
Sumber Pustaka: Yudhistira