Seni, Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Peradaban Mesir Kuno (Sparta dan Athena)

Seni, Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Peradaban Mesir Kuno (Sparta dan Athena)


Pada masa kejayaan Yunani (476—338 SM) banyak dibangun kuil dengan gaya Doria, mantara lain:

1. Acropolis, yang merupakan bagian kota Athena. Acropolis berarti kota tinggi, sebab letaknya di daerah perbukitan. Untuk mencapai bagian atas orang harus melalui tangga dengan hiasan arca yang indah-indah di kiri-kanannya dan terdapat kubu-kubu untuk pertahanan. Di kubu selatan ditempatkan patung Dewi Nike, yaitu dewi kemenangan. 

Jalan berundak-undak itu berakhir di pintu gerbang. Setelah melewati pintu gerbang orang masuk di bagian inti Acropolis yang terdiri atas dua kuil, yaitu Kuil Erecteum tempat patung Dewi Athena dan lampu yang terus menyala serta Kuil Parthenon yang dibangun untuk menghormati Dewi Athena. Arca Dewi Athena dipasang di sudut Acropolis setinggi 33 meter. Selain sebagai pelindung, patung itu juga sebagai mercusuar bagi kapal-kapal yang menuju Athena.



2. Kuil Dewa Zeus di bukit Olympus. Bangunannya disebut Altis, yakni sebagai tempat pemujaan Dewa Zeus.

Berkembang pula sem teater dan seni sastra. Pertunjukan dipentaskan di atas panggung terbuka mirip sebuah stadion olahraga. Gedung teater yang masih utuh terdapat di Epidaurus. Di gedung mi terdapat lima belas ribu tempat duduk penonton. Pertunjukan dilakukan pada pagi han sampai petang hari. Seorang pengarang ceritera sandiwara Yunani yang terkenal adalah Sophocles. Seni teater ini berkaitan dengan seni sastra. Pengarang sastra Yunani kuno yang terkenal adalah Homerus. Karyanya yang indah itu ialah IIIyas. Dalam buku mi dikisahkan Perang Troya. Karya Homerus yang lain adalah Odyssea.

(Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)

Bangsa Yunani telah memiliki berbagai macam pengetahuan dan teknologi yang tinggi, yakni:
  1. Menciptakan perahu layar yang ramping sebagai sarana untuk mengarungi Laut Tengah dan menghubungkan daratan Yunani dengan daerah-daerah pantai timur Pulau Sicilia,
  2. Membuat barang-barang dan tanah hat,
  3. Menghasilkan karya arsitektur yang megah seperti Kuil Zeus, Kuil Parthenon dan Gedung Teater Raksasa,
  4. Mengembangkan industri untuk menunjang perdagangannya, yakni keramik yang bentuknya beraneka ragam dan dihias dengan indah.
  5. Menghasilkan karya benda-benda logam berkembang pesat terutama untuk menyediakan alat-alat perang.
Sumber Pustaka: Erlangga