Sikap Terbuka Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara

Sikap Terbuka Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara


Keterbukaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta adanya jaminan keadilan dalam kehidupan merupakan awal dari suatu pemerintah yang benar dan baik. Demokrasi merupakan wacaana yang dikembangkan yang bertujuan untuk menampung aspirasi yang timbul yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Saat ini demokrasi telah menjadi suatu sistem pemerintahan yang populer di atas muka bumi. Hampir semua negara di dunia menyatakan pemerintahan yang populer di muka bumi ini. Hampir semua yang kita anut adalah demokrasi yang sesuai dengan pandangan hidup dan dasar negara kesatuan Republik Indonesia.

Kita sangat berharap demokrasi akan lebih tumbuh subur di Indonesia. Sekarang saat yang sangat baik untuk mer7dorong maju kondisi demokrasi di Indonesia. Paling tidak kegagalan praktik demokrasi masa lampau dapat menjadi pelajaran yang sangat berharga dan berguna bagi kita semua. Demokrasi di Indonesia sebenarnya sudah diperbincangkan oleh founding father. Sebelum prokiamasi kemerdekaan Republik Indonesia, mereka sepakat bahwa Republik Indonesia haruslah bedasarkan kedaulatan rakyat. Republik Indonesia haruslah Negara demokrasi.



Demokrasi tidak semata-mata bergantung pada lembaga-lembaga. Hal yang periting adalah bagaimana lembaga-lembaga itu terbentuk dan bekerja.

Dituntut kekritisan warga negara agar tidak mudah ditipu dan mendorong kita untuk memupuk lebih banyak kekuatan yang berpihak pada demokrasi. Ada pihak yang sesungguhnya menentang demokrasi. Mereka menerima domokrasi sebagai proses, semata-mata untuk membenarkan kondisi yang tidak maju-maju. Demokrasi, di mana pun hendak diselenggarakan, tidak terpisah dan hak-hak dasar manusia sebagai inti ide kebebasan. Demokrasi tidak pernah memberikan kebebasan atau hak-hak dasar kepada manusia. Jadi, bukanlah demokrasi yang menyebabkan orang memperoleh hak-hak dasar tersebut melainkan demokrasi terselenggara oleh karena adanya kebebasan atau hak-hak dasar. Hal itu menjamin atau melindungi kebebasan atas hak-hak dasar tersebut.

Terkandung aspek-aspek yang pokok sebagai tolok ukurnya. Aspek-aspek pokok tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Mementingkan kepentingan umum.
  2. Mendasarkan kekuasaan tertinggi pada rakyat. Kekuasaan tertinggi disebut dengan kedaulatan rakyat, oleh karena itu setiap negara demokrasi berdasarkan kedaulatan rakyat (Pasal 1 Ayat 2 UUD 1945).
  3. Menggunakan lembaga perwakilan rakyat untuk menyalurkan aspirasi rakyat (di Indonesia MPR dan DPR).
  4. Adanya kepastian dan jaminan hukum.
  5. Pengadilan yang bebas dan tidak memihak.
  6. Pemerintahan berdasarkan konstitusi.
  7. Kepala negara bertanggung jawab pada rakyat.
  8. Ada pengakuan hak dan kewajiban dasar warga negara (hak asasi).
  9. Memiliki kelembagaan dan pengaturan wilayah (otonomi).
  10. Tidak akan menganggap demokrasi sebagai tujuan, melainkan sebagai sarana untuk mencapai tujuan.
  11. Adanya perlindungan kebebasan pendapat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sumber Pustaka: Yudhistira