Sumber-Sumber Proses Sosial Dalam Sosiologi

Sumber-Sumber Proses Sosial


Sumber terjadinya berbagai proses sosial yang ada dalam masyarakat adalah interaksi sosial. Tanpa interaksi sosial, maka prosesp roses dan berbagai macam aktivitas sosial dalam masyarakat tidak akan pernah terjadi.

Interaksi antarmanusia sangatlala penting. Manusia tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya sendiri karena sejak dulu manusia diciptakan sebagai makhluk sosial. Artinya, antarmanusia harus saling bantu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Menurut Prof. P.J. Bouman, ada beberapa dorongan yang menyebabkan manusia hidup bersama. Dorongan tersebut adalah rasa harga diri, patuh, bergaul, meniru, simpati, hasrat untuk tolong-menolong, memberitahukan, dan menerima kesan. Adanya dorongan atas kecenderungan social tersebut diperlukan agar manusia dapat hidup memenuhi kebutuhannya. Usaha-usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup merupakan sumber-sumber terjadinya interaksi dan proses sosial dalam masyarakat.

Kebutuhan hidup manusia dikiasifikasikan menjadi tiga, yaitu berikut ini.



Kebutuhan Primer

Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang bersumber pada dorongan-dorongan biologis. Dorongan biologis hanya dapat dipenuhi secara biologis pula. Kebutuhan primer manusia antara lain berikut ini.
  1. Kebutuhan makan dan minum.
  2. Kebutuhan istirahat dan tidur.
  3. Kebutuhan reproduksi untuk mendapatkan keturunan.
  4. Kebutuhan penlindungan din dan iklim dan cuaca.
  5. Kebutuhan metabolisme tubuh, misalnya berkeringat.
  6. Kebutuhan kesehatan jasmani dan rohani.

Kebutuhan Sosial

Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang merupakan kelanjutan dan kebutuhan primer. Kebutuhan sosial dapat terjadi dengan adanya saling keterlibatan di antara manusia. Jadi, antarmanusia harus ada saTing memberi dan menerima, saling tolong-menolong, serta saling hormat menghormati antara keduanya. Kebutuhan sosial terdiri dan berikut ini.
  1. Kebutuhan saling komunikasi (berhubungan).
  2. Kebutuhan untuk melakukan kegiatan bersama.
  3. Kebutuhan akan pendidikan.
  4. Kebutuhan keselarasan sosial dan kontrol sosial.

Kebutuhan Integratif

Kebutuhan integratif adalah kebutuhan yang mencakup beberapa aspek, yaitu aspek moral, biologis, dan sosial. Dengan terpenuhinya kebutuhan integratif berarti seseorang menjadi manusia yang utuh (integral) selain kebutuhan primer dan sekunder. Oleh karena itu, sebaiknya manusia berusaha untuk dapat memenuhi kebutuhan integratif, sehingga menjadi manusia yang utuh. Kebutuhan integratif meliputi berikut ini.
  1. Adanya prinsip benar dan salah.
  2. Kebutuhan akan estetika (keindahan).
  3. Kebutuhan akan keyakinan din dan eksistensi.
  4. Kebutuhan rekreasi dan hiburan.
  5. Kebutuhan kebersamaan dalam masyarakat.
Sumber Pustaka: Yudhistira