Syarat-Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Syarat-Syarat Terjadinya Interaksi Sosial


Interaksi sosial dapat terjadi bila memenuhi 2 syarat, yaitu adanya kontak sosial (social contact) dan komunikasi (communication). Kalau dua orang saling bertemu dan berbicara satu dengan lainnya berarti terjadi kontak sosial dan komunikasi antara keduanya.

Kontak sosial (Social Contact)

Kontak sosial dapat terjadi dalam 3 bentuk, yaitu kontak sosial antarindividu, kontak sosial antara individu dengan kelompok, serta kontak sosial antarkelompok
  • Kontak Sosial Antarindividu
Dua orang saling bertemu kemudian salingng mengucapkan selamat pagi atau saling berjabat tangan, saling berkenalan, bahkan saling mengobrol dan berdiskusi. Pada peristiwa ini maka teijadilah kontak antara orang yang satu dangan orang yang lainnya.


  • Didalam Sosial antara Individu dengan Kelompok
Di dalam kelas terjadi kontak antara guru dengan para siswanya dan juga terjadi saling tanya jawab antara guru dan para siswanya atau sebaliknya.
  • Kontak sosial antarkelompok
Ada dua perusahaan hasil perkebunan yang mengadakan suatu kontrak untuk pembuatan
areal perkebunan dan pabrik pengolahan hasil perkebunan tersebut. Jadi, antara dua perusahaan tersebut saling teijadi kontak dan komunikasi untuk mengembangkan usahanya.

Berdasarkan tindakan atau tanggapannya, kontak sosial dibagi menjadi dua, yaitu kontak sosial positif dan kontak sosial negatif.
  • Kontak Sosial Positif yang Mengarah kepada Kerja Sama
Di pasar, antara penjual dan pembeli saling bertemu dan terjadi percakapan saling tawar menawar. Lalu terjadi transaksi jual beli sehingga terjadilah kontak positif.
  • Kontak Sosial Negatif yang Mengarah pada Pertentangan
Hal ini merupakan kebalikan dan kontak sosial positif. Contohnya penjual yang menawarkan dagangannya, tetapi pembeli tidak mau membeli dagangan tersebut karena tidak terjadi kesepakatan harga setelah tawar menawar.
Kontak sosial seperti ini merupakan kontak sosial negatif.

Berdasarkan sifatnya, kontak sosial dibedakan menjadi dua, yaitu kontak sosial primer dan kontak sosial sekunder.
  • Kontak Sosial Primer
Kontak sosial primer terjadi karena adanya hubungan langsung. Jadi, antara orang yang satu langsung bertemu dengan orang yang lainnya. Contohnya seperti pertemuan antara dua orang sahabat yang lama tidak berjumpa di toko buku atau pertemuan langsung antara ayah dengan anaknya di rumah.
  • Kontak Sosial Sekunder
Kontak sosial sekunder dapat terjadi melalui perantara. Kontak social sekunder dibedakan menjadi dua, yaitu berikut ini.
  1. Kontak sosial sekunder langsung yang terjadi melalui perantara berupa telepon, surat, dan telepon selular (ponsel). Contohnya seorang ibu menelepon anaknya atäu seorang siswa yang berkirim surat pada temanmu yang ada di Lampung. Dan pernyataan di atas maka terjadi kontak (hubungan) langsung antara individu yang satu dengan yang lainnya melalui perantara.
  2. Kontak sosial sek under tidak langsung yang terjadi melalui perantara pihak lain atau orang ketiga. Contohnya ibu guru menitip pesan untuk ketua kelas melalui bendahara kelas atau ayah menitip pesan untuk ibu melalui kakak.

Komunikasi (Communication)

Komunikasi adalah suatu proses pengiriman pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Pesan ini dapat langsung disanipaikan atau dengan menggunakan media penyampai seperti radio, televisi, surat kabar, dan sebagainya. Komunikasi dapat dilakukan melalui perasaan, pembicaraan, dan gerak-gerik fisik. Jadi, di dalam komunikasi terjalin hubungan antara komunikator dan komunikan. Yang dimaksud komunikator adalah orang yang menyampaikan komunikasi. Sedang komunikan adalah orang yang menerima pesan komunikasi.

Komunikasi selalu terjadi setelah adanya kontak sosial, sehingga interaksi sosial dapat terwujud. Contohnya A yang sedang mencari sebuah alamat mendatangi B yang sedang berdiri di tepi jalan. Setelah mengangguk, A menanyakan di mana letak alamat tersebut. B yang kebetulan mengetahui alamat tersebut menjawab pertanyaan A dan menunjukkan jalan menuju alamat yang dimaksud.

Tetapi bila kontak sosial terjadi tanpa ada komunikasi maka tidak terjadi interaksi sosial. Contohnya Than Akihira berasal dan Jepang, sedangkan Than Ahmed berasal dan Arab. Keduanya hanya bias berbicara bahasa asalnya. Pada saat bertemu, mereka bersalaman dan saling melempar senyum, tetapi tidak dapat berkomunikasi atau bercakap-cakap. Keduanya telah melakukan kontak sosial, tetapi tidak terjadi komunikasi sehingga interaksi sosial tidak terwujud.
Sumber Pustaka: Yudhistira