4 Fungsi Pajak Dalam Kebijakan Fiskal Dan Moneter

4 Fungsi Pajak Dalam Kebijakan Fiskal Dan Moneter


Uang hasil pemungutan pajak dapat membiayai pembangunan, memperlancar roda pemerintahan, membuat lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Fungsi Anggaran

Pajak sebagai sumber dana bagi pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya. Pajak menempati posisi yang sangat vital dan doininan dalam APBN yang ditetapkan setiap tahunnya oleh pemerintah dan rakyat melalui wakil-wakilnya di DPR.



Uang hasil pungutan pajak dalam APBN ditujukan untuk:
  1. membiayai berbagai kegiatan dan proyek-proyek pembangunan,
  2. memperluas lapangan atau kesempatan kerja,
  3. memperkuat landasan kegiatan ekonomi,
  4. membayar gaji dan pensiunan pegawai negeri dan TNI, runjangan beras, uang makan dan lauk-pauk, serta belanja pegawai luar negeri, serta
  5. biaya operasional dan pemeliharaan kantor-kantor pemerintah.

Fungsi Regulasi

Pajak berfungsi mengatur perekonoinian guna mencapai pertumbuhan yang lebih cepat. Pada fungsi ini pemungutan pajak digunakan untuk:
  1. melaksanakan kebiakan negara dalam lapangan ekonomi dan sosial, serta
  2. mencapai tujuan-rujuan tertentu yang letaknya di luar bidang Pajak, 73% J keuangan (moneter).
 Fungsi regulasi dapat dilihat dalam bentuk sebagai berikut.
  1. Insentif perpajakan secara tepat guna bagi pengusaha sebagai cara unruk mendorong kegiatan investasi.
  2. Penetapan tarifpajak yang tini terhadap barang-barang yang mengganggu kesehatan, seperti alkohol dan rokok demi mencegah atau mengurangi konsumsi barang-barang tersebut.
  3. Pengenaan pajak atas barang-barang mewah dapat membatasi kecenderungan pola hidup konsumtif dan membantu terlaksananya pola hidup sederhana.
  4. Pengenaan PPh sebagai pajak langsung dapat membantu menekan laju inflasi.

Fungsi Demokrasi

Pajak merupakan salah satu penjelmaan dan sistem kekeluargaan dan kegotongroyongan rakyat yang sadar akan baktinya kepada negara. Rakyat memberikan sejumlah penghasilannya dalam bentuk uang untuk membiayai pengeluaran negara bagi.kepentingan umum. Dengan membayar pajak, rakyat berperan serta dalam pelaksanaan kehidupan kenegaraan. termasuk kegiatan pemerintah dan pembangunan untuk mencapai masyarakat adil dan makmur.

Fungsi Redistribusi Pendapatan

Dalam menentukan tariff pajak, pemerintah menggunakan sistem progresif, artinya kepada golongan yang lebih mampu dikenakan tarif yang lebih tinggi. Dana ini kemudian dipakai untuk membiayai proyek-proyek yang dinikmati masyarakat berpenghasilan rendah seperti pembangunan waduk-waduk, saluran irigasi, sekolah, puskesmas dan lain sebagainya. Dengan cara ini secara bertahap akan dapat ditegakkan keadilan sosial yang merata bagi seluruh masvarakat. Dengan cara ini pula kecemburuan sosial akan dapat dihindari.
Sumber Pustaka: Yudhistira