5 Dampak Inflasi Bagi Masyarakat

Dampak Inflasi Bagi Masyarakat


Inflasi dapat menimbulkan hal-hal berikut mi.

Pengaruh Negatif bagi mereka yang memiliki uang secara nominal tetap

  1. Orang yang berpenghasilan tetap seperti pegawai negeri atau pegawai swasta merasa nilai dari pendapatan mereka ditekan oleh inflasi, dengan naiknya harga, taraf hidup mereka semakin merosot uang yang dismpan nilainya terus turun yang dinyatakan dengan nilai nominal.
  2. Orang yang menyimpan kekayaan dalam bentuk uang.



Bagi kreditor atau debutor

  1. Debitur akan diuntungkan karena path saat pembayaran ia membayar dengan nilai nil yang sudah menurun.
  2. Kreditur akan menderita kerugian karena nilai uang yang diterima pada saat pembayaran telah menurun.

Memperbesar kesenjangan distribusi pendapatan

Pada masa inflasi harta tetap seperti tanah, rumah, sawah dan lain-lain akan mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut sering kali lebih cepat dan kenaikan laju inflasi. Oleh karena mu, bagi masyarakat yang memiliki haifa tetap akan semakin kaya, sebaliknya mereka yang pendapatan nil rendah akan semakin sulit unrnk memiliki harta tetap sehingga akan memperbesar kesenjangan pendapatan di antara anggota masyarakat.

Menguntungan para spekulan

Orang-orang yang memiliki uang (modal) dapat berspekulasi dalam transaksi jual-beli barang dengan harapan mendapat keuntungan besar. Tabungan digantikan oleh simpanan dalam bentuk mata uang asing yang akan dijual pada harga sangat tinggi.

Mempengaruhi para pedagang

  1. Menguntungkan para pedagang/industriawan yang memiiki modal kuat, mereka dapat memonopoli perdagangan atau produksi, sehingga dalam transaksi jual-beli selalu untuk karena tidak tergoyahkan oleh keadaan inflasi, mereka dapat menenrukan keinginan keunrungan seiring dengan naiknya harga.
  2. Bagi para pengusaha yang modalnya kecil yang bergerak dalam menghasilkan barang situasi naiknya harga yang begitu cepat pada umumnya takut melaksanakan proses produksi karena seringkali tidak dapat menutup proses produksi selanjutnva lama keLamaan gulung tikar maka akhirnya produksi di kuasai oleh pengusaha besar.
Sumber Pustaka: Yudhistira