Annelida Kelas Polychaeta Dan Contohnya

Annelida Kelas Polychaeta Dan Contohnya


Annelida berasal dan kata annulus yang artinya cincin. Cacing ini bentuknya gilik, memanjang, tersusun atas ruas-ruas atau segmen. Pada setiap segmen terdapat alat-alat tubuh misalnya alat pengeluaran, alat reproduksi, serabut saraf, dan sebagainya, sehingga setiap segmen itu meiniliki kesamaan.

Segmen yang sama tersebut disebut metameri. Hewan ini tergolong triploblastik selomata. Masih ingatkah apa artinya? Tempat hidup/habitat cacing ini di darat, di air tawar, dan di laut. Ada pula yang hidup parasit. Cacing tanah merupakan salah satu anggota dan Annelida.


Annelida meiniliki sistem saraf tangga tali, sistem pemb uluh darah tertutup, sistem pencernaan makanan, ekskresi, dan reproduksi. Kebanyakan cacing ini bersifat hermafrodit. Seperti disebutkan di atas, cacing ini beruas-ruas. Pada setiap ruas terdapat rambut atau dun (seta), yang digunakan untuk pergerakan. Berdasarkn seta ini, Annelida dibedakan menjadi 3 kelas, yaitu kelas Polychaeta yang artinya banyak rambut, kelas Oligochaeta yang artinya sedikit rambut, dan kelas Hirudinea atau lintah.

Kelas Polycbaeta

Polychaeta artinya berambut banyak. Polychaeta adalah kelas Annelida yang paling banyak anggotanya, yaitu sekitar 10.000 spesies. Hampir semua Polychaeta hidup di laut. Sebagian besar berukuran 5-10 cm, tetapi ada yang kurang dan 1 mm dan ada juga yang mencapai 3 m. Badan Polychaeta beruas-ruas dan setiap ruas mempunyai parapodia dan seta. Cacing irii tidak mernpunyai sadel (klitelum).

Sebagian besar waktu Polychaeta berada dalam bentuk atoke, yaitu hewan yang belum masak secara seksual (dewasa). Pada saat musim kawin, bagian tubuh tertentu membentuk gonad. Hewan yang sudah dewasa ini disebut epitoke. Epitoke mengandung garnet. Pembuahan terjadi di luar tubuh.

Contohnya adalah cacing pablo (Eunice viridis), dan cacing wawo (Lysidice oele), yang banyak terdapat di Maluku. Cacing ini pada musirn tertentu muncul ke permukaan laut dalam jumlah besar. Cacing tersebut berrnanfaat sebagai makanan berprotein tinggi. Contoh lain Polychaeta adalah cacing kipas, Phyllodoce maculata, dan Trypanosyllis zebra.
Sumber Pustaka: Erlangga