Cara Coelenterata Mendapatkan Makanan Dan Reproduksinya

Cara Coelenterata Mendapatkan Makanan Dan Reproduksinya


Coelenterata hidup di perairan yang jernih yang mengandung partikel-partikel organik, plankton, atau hewan-hewan kecil. Jika terdapat hewan, inisalnya jentik-jentik nyamuk menempel pada tentakel dan mengenai sel knidoblas, maka sel-sel tersebut mengeluarkan racun. Jentik-jentik akan menjadi lemas oleh racun tersebut. Dengan segera tentakel tersebut rnenggulung, membawa hewan tangkapan tersebut masuk ke dalam mulut. 

Di bawah mulut terdapat kerongkongan yang pendek, kemudian makanan masuk ke dalam rongga ususnya atau gastrovaskuler. Jadi, kantong tubuhnya berfungsi sebagai usus. Di dalam usus, makanan dicerna. Ini merupakan proses pencernaan ekstraseluler atau pencemaan luar sel. Sel-sel endoderma menyerap sari-sari makanan. Sisa-sisa makanan akan dirnuntahkan melalui mulutnya, karena hewan ini tidak meiniliki anus.



Reproduksi Coelenterata

Dengan bentuk tubuhnya yang masih sederhana, bagaimanakah hewan ini melakukan reproduksi? Ada dua cara reproduksi yaitu secara aseksual dan seksual.

  1. a. Reproduksi aseksual dilakukan dengan jalan membentuk kuncup. Kuncup tumbuh di dekat kaki, semakin lama sernakin membesar dan membentuk tentakel. Tubuh anak hewan ini akan tetap melekat pada induknya, hingga induk membentuk kuncup yang lain. Deinikianlah lama-kelarnaan terbentuk koloni.
  2. b. Reproduksi seksual dilakukan dengan peleburan inti sperma dengan inti ovum. Sperma dihasilkan oleh testis yaitu alat penghasil spèrrna. Ovum dihasilkan oleh ovarium yaitu alat penghasil ovum. Testis biasanya terbentuk di dekat tentakel, sedangkan ovarium terbentuk di dekat kaki. Sperma yang telah masak dikeluarkan ke dalam air, kemudian berenang hingga mencapai ovum. Jika sperma bertemu ovum, terjadilah fertilisasi (pembuahan) dan menghasilkan sel zigot.
Sumber Pustaka: Erlangga