Enam Faktor Penentu Penawaran Yang Dianggap Tidak Berubah

Enam Faktor Penentu Penawaran Yang Dianggap Tidak Berubah


Seperti telah kita pelajari dalam permintaan, dalam merumuskan pengertian penawaran, kita pun cukup menghubungkan harga dan jumlah barang dan jasa yang ditawarken. Hal-hal lain yang sebenarnya turut menentukan banyaknya barang yang diminta dianggap tidak berubah atau tetap (ceterisparibus).

Naik lurunnya jumlah barang dan jasa yang ditawarkan dianggap sebagai akibat dan perubahan harga barang itu sendiri. Oleh karena itu, kita merumuskan pengertian penawaran berdasarkan anggapan bahwa factor-faktor selain harga tidak berubah.




Biaya produksi

Biaya produksi menentukan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Harga bahan baku yang mahal mengakibatkan harga produk yang tinggi. Biasanya dengan harga seperti itu, penjual akan menawarkan barang dan jasa dalam jumlah terbatas karena takut tidak laku.

Teknologi

Peningkatan teknologi memudahkan produsen atau distributor menyediakan barang dan jasa. Di samping itu, kemajuan teknologi membuat biaya produksi jadi semakin rendah. Semakin rendahnya biaya produksi mengakibatkan produsen atau distributor dapat menawarkan barang dan jasa dalam jumlah semakin banyak dengan harga yang sama. Misalnya, untuk memproduksi peralatan rumah tangga dan kayu, perusahaan Maju mengeluarkan biaya produksi RplOO.000 untuk tiap unit. Harga jual tiap unit Rp250.000. Dengan mesin pemotong dan penghalus kayu, perusahaan Maju dapat menekan biaya produksi menjadi Rp75.000 tiap unit. Dengan harga jual per unit tetap Rp250.000, perusahaan Maju dapat menjual produknya lebih banyak lagi.

Harga barang/jasa pengganti

Apabila harga barang pengganti meningkat, penjual akan menambah jumlah barang yang ditawarkan. Alasannya, konsumen akan beralih dan barang pengganti ke barang yang ditawarkan karena harganya lebih rendah. Misalnya, kenaikan harga sabun deterjen mengakibatkan konsumen beralih membeli sabun batangan. Keadaan itu mendorong para penjual sabun untuk lebih banyak menawarkan sabun batangan.

Pajak

Pajak mengakibatkan harga barang dan jasa semakintinggi. Jika produsen atau distributor menganggap bahwa pajak membuat konsumen mengurangi permintaan, mereka akan berailih pada bidang usaha lain.

Prakiraan harga di masa datang

Jika perusahaan memperkirakan harga barang dan jasa naik, sementara biaya produksi berkurang atau pendapatan masyarakat meningkat, maka perusahaan akan meningkatkan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Sebaliknya, dalam situasi krisis ekonomi, ketika biaya produksi melonjak, harga barang dan jasa naik, dan pendapatan masyarakat tetap, perusahaan cenderung mengurangi jumlah barang dan jasa yang ditawarkan, atau bahkar beralih pada bidang usaha lain.

Tujuan perusahaan

Jika perusahaan lebih bertujuan menguasai pasar daripada keuntungan maksimal, perusahaan harus meningkatkan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Dalam rangka menguasai pasar, perusahaan harus menekan harga barang atau jasa sehingga keuntungan yang diperoleh kecil.
Sumber Pustaka: Erlangga