Fungsi Kredit Dan Tujuannya Dalam Bidang Perekonomian

Fungsi Kredit Dan Tujuannya Dalam Bidang Perekonomian


Dalam kehidupan masyarakat terutama di bidang perekonomian dan perdagangan, baik nasional maupun internasional, kredit mempunyai fungsi sebagai berikut.
  • Meningkatkan daya guna uang atau modal
Uang yang diberikan/disalurkan sebagai kredit kepada peminjam berasal dan tabungan masyarakat. peminjam memanfaatkan pinjaman mi untuk investasi atau pengembangan usahanya. Kredit ini
akan meningkatkan produktivitas secara menyeluruh sehingga uang atau modal modal pinjaman yang digunakan akan meningkat lagi.


  • Kredit meningkatkan daya guna suatu barang
Kredit yang diterima debitur terutama pengusaha akan dapat memperlancar produksinya sehingga
bahan baku dapat diproduksi menjadi barang jadi. Barang jadi dijual ke pasar dan barang tersebut akan di konsumsi.
  • Meningkatkan peredaran lalu lintas uang
Kredit yang di berikan oleh bank-bank (kuantitatif dan kualitatif) kepada masyarakat akan Gambar 6.9 menambah peredaran uang di masyarakat, baik Kredit dapat meningkatkan gairah berusaha. uang giral maupun uang kartal.
  • Kredit menimbulkan kegairahan berusaha masyarakat
Untuk meningkatkan usaha orang sering terbentur oleh masalah modal, apalagi jika mendesak, misalnya pada saat permintaan meningkat karena perkembangan ekonomi. Dengan berkembangnya bank
kebutuhan akan pinjaman modal melalui kredit perbankan mudah diperoleh. Dengan kredit yang diperoleh usahapun dapat berkembang sehingga masyarakat bergairah dalam mengembangkan usahanya.
  • Sebagai alat stabilitas ekonomi
Pada saaat perekonomian dalam keadaan tidak stabil, pemberian kredit secara efektif dan terarah kepada sektor yang produktif, dapat menstabilkan perekonomian. Contoh dalam keadaan inflasi yang ditandai oleh jumlah uang yang beredar lebih banyak dibandingkan barang kebutuhan masyarakat, maka pemberian kredit selektif dapat meningkatkan produksi, sehingga jumlah produksi barang yang dibutuhkan masyarakat akan mengimbangi jumlah uang yang beredar,
  • Sebagai alat untuk meningkatkan pendapatan nasional
Kredit yang diperoleh perusahaan dapat digunakan untuk meningkatkan produksi, omzet penjualan. keuntungan serta kesempatan kerja. Jika.keuntungan meningkat, pendapatan pengusahapun meningkat. Kesempatan kerja meningkat sehingga dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak. Denan demikian pendapatan masyarakat ineningkat demikian pula pendapatan nasional.
  • Sebagai alat hubungan ekonomi internasional
Modal/biaya pembangunan nasional berasal dan tabungan dalam negeri (tabungan masyarakat dan tabungan pemerintah). Jika tabungan dalam negeri tidak mencukupi, maka pinjaman luar negeri merupakan pilihan untuk menambah kekurangan biaya pembangunan nasional. Dengan adanya kepercayaan negara-negara tetangga untuk ifiemberikan pinjaman berarti hubungan internasional dengan negara lain terjalin dengan baik.

Tujuan Kredit

Dilihat dan fungsinya, kredit bertujuan sebagai berikut.
  1. Secara ekonomis untuk memperoleh keuntungan (profitability) yang sebesar-besarnya.
  2. Secara sosial untuk membantu orang yang kekurangan dana.
  3. Turut menjaga stabilitas ekonomi nasional termasuk mensukseskan program pemerintah di bid rig ekonomi dan pembangunan.
  4. Meningkatkan aktivitas perusahaan agar dapat menjalankan fungsinya guna menjamin tersedianya kebutuhan masyarakat.
Sumber Pustaka: Yudhistira