Hewan Echinodermata, Siruktur Dan Fungsi Tubuhnya

Hewan Echinodermata, Siruktur Dan Fungsi Tubuhnya


Hewan apa sajakah yang tergolong filum Echinodermata dan bagaimana karakteristik hewan-hewan tersebut? Untuk mengetahuinya, lakukan kegiatan Biolab 9-8.

Echinodermata berasal dan kata echinos yang berarti dun dan dermal yang berarti kulit. Jadi, Echinodermata adalah hewan yang mempunyai kulit berduri. Anggota Echinodermata semuanya hidup di laut. Pernahkah kalian mendapatkan bintang laut, bulu babi, atau mentimun laut di pantai? Hewan ini biasanya hidup di pantai yang airnya jernih dan tidak terlalu bergelombang. Mentimun laut sering bertebaran di pasir laut yang putih. Jika kalian mendapatkannya, jangan ganggu mereka. Setiap hewan di lingkungan meiniliki fungsi khusus guna menjaga keseimbangan lingkungan.


Echinodermata meiniliki kulit keras, yang terbuat dan zat kapur atau kitin. ini digunakan sebagai rangka luar. Pada permukaan kulit terdapat dun-dun. Tubuhnya simetri radial yang berarti jika dipotong secara radial atau berdasarkan jari-jari maka akan terbentuk bagian tubuh yang simetris. Hewan ini mempunyai lima lengan. Mulutnya terletak di bawah, sedangkan anus di atas.

Keistimewaan binatang ini adalah mempunyai susunan tubuh lipat lima dan sistem saluran air. Dikatakan susunan tubuh lipat lima karena organ-organ tubuhnya berjumlah lima atau kelipatannya, inisalnya 5, 10, 15, 20, 25, dan seterusnya. Sistem saluran air sering disebut sebagai sistem ambulakral, yakni berupa saluran-saluran air dan madrepont menuju ke kaki-kakinya. Air dapat keluar masuk melalui sistem in Sistem ini digunakan untuk bergerak, bernapas, dan membuka mangsanya. (inisal membuka cangkang kerang).

Siruktur dan Fungsi Tubuh Echinodermata

Sebagaimana disinggung di atas, tubuh Echinodermata simetri radial dengan lima lengan. Sistem organ tubuhnya juga mengikuti jumlah lima lengan tersebut. Jadi sistem saraf, sistem gerak, dan sistem peredaran darah meiniliki 5 cabang dan setiap cabang menuju ke tiap-tiap lengan. Di setiap ujung lengan terdapat satu titik mata sehingga titik matanya ada lima buah.
  • Sistem Pencernaan Makanan
Echinodermata mempunyai posisi “terbalik”, karena mulutnya terdapat di bawah, sedangkan anusnya terdapat di atas, di tengah-tengah tubuhnya. Di sekeliling mulut terdapat gigi seperti paruh kakak tua. Dan mulut, makanan bergerak ke atas, yaitu ke kerongkongan (esofagus), kemudian lambung (ventrikulus), usus (intestinum) dan diakhiri dengan lubang anus yang terletak di sebelah atas.

Lambung (ventrikulus) apda binatang laut bercabang 5, masing-masing cabang menuju ke arah lengan. Disetiap lengan bercabang lagi menjadi dua, namun ujungnyan buntu.
  • Sistem Gerak Menggunakan Sistem Ambulakral
Echinodermata menggunakan prinsip kerja sistem hidrolik untuk pergerakan tubuhnya. Untuk itu, hewan ini mempunyai sistem saluran air atau sistem ambulakral. Sistem ambulakral merupakan perkembangan dan sistem pembuluh darah (transportasi). Sistem liii dimulai dan lubang masuknya air yang terdapat di bagian atas yang disebut madreporit.

Madreporit dilengkapi dengan saringan (pori) agar kotoran tidak masuk ke dalam tubuhnya. Air masuk ke dalam tubuh melakii madreporit, kemudian ke saluran penghubung yang menuju ke bawah, bermuara pada saluran cincin. Disebut saluran cincin karena melingkar mengelilingi kerongkongan. Dari saluran cincin ini terdapat 5 cabang saluran ke tiap-tiap lengan, disebut saluran lengan atau saluran radial. Dari tiap saluran lengan muncul deretan kaki-kaki tabung atau kaki ambulakral yang berpasangan. Kaki tabung ini dapat dijulurkan keluar ke arah bawah. Bagian ujung kaki tabung membesar, mengandung otot, yang disebut ampula.

Cara bergeraknya deinikian: air dipompakan ke dalam kaki ambulakral, muncul tekanan hidrolik, mengakibatkan kaki ambulakral menjulur ke luar. Ampula menyentuh benda. Kemudian volume air dikurangi, kaki berkontraksi atau mengerut, memendek. Namun, jika bagian ampula melekat, sedangkan kaki berkontraksi, maka tubuh binatang ini akan bergerak berpindah tempat.

Selain itu, sistem ambulakral juga digunakan untuk membuka tubuh mangsanya. Makanannya adalah kerang atau tiram. Untuk membuka cangkang kerang yang rapat, tubuh kerang dikelilingi oleh kaki ambulakral, sementara tubuhnya menindih dan atas. Dengan kekuatannya yang besar cangkang kerang terbuka. Kemudian dagingnya dilahap.
  • Sistem pernapasan
Hewan ini bernapas dengan menggunakan insang kulit, yaitu penonjolan dinding rongga tubuh (selom) yang tipis. Tonjolan ini dilindungi oleh silia dan pediselaria.
  • Sistem Saraf
Pusat sistem saraf berupa cincin saraf yang mengelilingi mulut. Dan cincin saraf ini keluar lima batang saraf radial menuju ke lengan Echinodermata.
  • Sistern Reproduksi
Echinodermata meiniliki jenis kelainin terpisah (berumah dua = diesis). Jadi, ada yang jantan dan betina. Fertilisasi terjadi di dalam air, di luar tubuh. Zigot berkembang menjadi larva bersilia yang disebut bipinnaria. Larva berenang, pada tempat yang cocok tumbuh menjadi dewasa.

Echinodermata mempunyai daya regenerasi yang tinggi. Jika lengan terpotong, maka potongan lengan itu dapat terbentuk kembali hingga jumlahnya selalu lima.
Sumber Pustaka: Erlangga