Kegiatan Konsumsi Pemerintah Dalam Bentuk Pengeluaran Dan Anggaran

Kegiatan Konsumsi Pemerintah Dalam Bentuk Pengeluaran Dan Anggaran


Pemerintah memerlukan barang dan jasa dalam rangka menjalankan roda pemerintahan dan membangun kemakmuran masyarakat. Berbeda dengan rumah tangga keluarga, kegiatan konsumsi perintah bukan sekadar memenuhi kebutuhan sendiri, namun dalam lingkup fungsinya melayani rakyat banyak. Misalnya, MPR dan DPR memerlukan beragam fasilitas sidang agar rapat komisi dapat berlangsung lancar. 

Presiden menggunakan sarana transportasi dan penginapan dalam rangka kunjungan ke luar negeri dan daerah-daerah. BULOG membeli beras impor dalam rangka mencukupi kebutuhan pangan wilayah tertentu.

Untuk memperoleh barang dan jasa, pemerintah mengeluarkan sejumlah dana. Besar kecil pengeluaran tergantung pada macam, banyak, dan tingkat harga barang atau jasa yang dibutuhkan.



Bentuk Pengeluaran Pemerintah

  • Pengeluaran rutin: dana yang harus dikeluarkan dan tahun ke tahun untuk membiayai jalannya pemerintahan.
  1. Belanja pegawai: gaji serta pensiun, tunjangan beras, uang makan/ lauk pauk, lain-lain belanja pegawai dalam negeri, dan belanja pegawai luar negeri.
  2. Belanja barang dalam dan luar negeri.
  3. Belanja rutin daerah: belanja pegawai dan nonpegawai.
  4. Pembayaran bunga utang dalam dan luar negeri.
  5. Subsidi BBM dan non-BBM (pangan, listrik, bunga kredit program).
  • Pengeluaran pembangunan: dana yang harus dikeluarkan untuk pemb angunan di berbagai bidang (ekonomi, pendidikan, pertanian, pertanian, perhubungan, dan lain-lain).
  1. Pembiayaan pembangunan rupiah: dana yang berasal dan negara, bukan bantuan luar negeri. Dana tersebut terdiri atas anggaran yang dikelola pusat dan anggaran yang dikelola daerah.
  2. Pembiayaan proyek: dana berupa bantuan luar negeri untuk membiayai proyek tertentu. Misalnya, dana untuk proyek pengadaan buku –paket untuk siswa SLTP yang berasal dan Bank Dunia.

Anggaran Pemerintah

Kegiatan konsumsi pemerintah menyangkut kepentingan nasional. Akibatnya, pemerintah perlu merencanakan kegiatan konsumsi itu secara matang. Untuk itu, pemerintah membuat anggaran. Di negara kita, anggaran pemerintah dikenal dengan nama Anggaran Pendapatan dan Be/anja Negara (APBN). Anggaran itu berlaku untuk satu tahun fiskal.*)
  • Fungsi alokasi
Anggaran pemerintah berfungsi menyediakan dana bagi kebutuhan masyarakat yang tidak disediakan oleh pihak swasta, seperti air minum, listrik, dan sarana lain.
  • Fungsi distribusi
Anggaran pemerintah berfungsi menyeimbang kan pendapatan antarwarga masyarakat, antara lain dengan penarikan pajak bagi warga berpendapatan tinggi dan pemberian subsidi bagi warga berpendapatan rendah.
  • Fungsi stabilisasi
Anggaran pemerintah berfungsi memelihara kesempatan kerja, kestabilan harga, dan pertumbuhan ekonomi.
Sumber Pustaka: Erlangga