Memahami Dan Menggunakan Kata Kerja Intrasitif Berpelengkap Dan Contohnya

Memahami Dan Menggunakan Kata Kerja Intrasitif Berpelengkap


Kata kerja intransitif adalah kata kerja yang tidak memerlukan obyek. Misalnya, kata-kata yang menyatakan gerak dan perasaan.



Contoh

  1. Penyair itu tergelincir di tangga.
  2. Kita merasa bersatu.
  3. Orang tua itu sangat bergembira ketika mendengar putrinya akan dilamar.
  4. Peserta seminar sedang duduk di Pendopo.
  5. Semenjak kepergian kekasihnya, kerjanya hanya menangis saja.
Kata kerja intransitif dalam kalimat-kalimat di atas adalah tergelincir, bersatu, bergembira, duduk, dan menangis.

Namun, bila kata kerja intransitif tersebut harus ada semacam “obyek” yang dalam hal ini disebut “pelengkap”, maka diperlukan sebuah kata perangkai untuk menghubungkan kata kerja itu dengan kata lain. Kata perangkai tersebut adalah preposisi atau kata depan. Misalnya, kata bersatu hanya mempunyai kaitan langsung dengan subyek kalimat. Akan tetapi, jika dihubungkan dengan kata pemerannya sebagai pelengkapnya, maka diperlukan sebuah kata perangkai dengan.

Contoh

  1. Ia merasa bersatu dengan pemerannya.
  2. Kata sastra berasal dan bahasa Sanskerta.
  3. 3Kesusastraan berbeda dengan karangan ilmiah atau ilmiah populer.
  4. Kata-kata bahasa Sanskerta dan bahasa Arab banyak bertalian dengan agama.
Kata kerja berpelengkap dalam contoh di atas adalah bersatu dengan, berasal dan, berbeda dengan, dan bertalian dengan.
Sumber Pustaka: Erlangga