Membuat Gagasan Makanan Baru Pada Sumber Makanan

Membuat Gagasan Makanan Baru


Makanan kita sehari-hari hendaknya merupakan makanan yang bergizi dan bergengsi. Makanan itu hendaknya dapat disajikan secara cepat dan praktis. Karena itulah, di kota-kota sekarang bermunculan kios makanan siap santap (fast food) dan makanan hasil kebudayaan asing lainnya. Seringkali, hal-hal yang berbau asing kita ben nilai tinggi dan kita anggap lebih bergengsi. Padahal, di antara makanan tersebut ada yang tidak bergizi. Akan tetapi karena gengsi, makanan itu tetap digemari.

Makanan tradisional kita dapat dijadikan makanan yang lebih bergizi, disajikan dengan cepat dan bergengsi. Yang diperlukan adalah kreatifitas dan peningkatan teknologi pengolahannya. Untuk meningkatkan gengsi, diperlukan upaya pengemasan yang menarik dan penyajian yang baik. Jika dianalisis, burger itu terdiri atas roti, daging, sayuran, dan bumbu-bumbu. Makanan tersebut mengandung karbohidrat, protein, mineral, dan vitamin. Burger itu disukai karena jika kita membelinya, waktu yang diperlukan untuk menyiapkannya cepat, praktis, dapat dibawa ke mana-mana sambil melakukan kegiatan yang lain.



Di antara makanan tradisional kita, terdapat juga makanan yang dapat diolah menjadi makanan bergizi dan siap santap, dan ditingkatkan gengsinya. Misalnya makanan arem-arem, yang merupakan campuran dan nasi, lauk-pauk, sayur, dan bumbu-bumbu. Jika arem-arem diolah dengan baik dan dikemas cukup menarik, bukan tidak mungkin akan menjadi makanan siap santap yang digemari.

Makanan tradisional kita kurang digemari karena kand ungan gizi yang kurang, cara memasaknya sulit dan lama, bentuk dan wamanya kurang menarik, cara makannya sulit, dan tidak dikemas secara baik.
Sumber Pustaka: Erlangga