Pemanfaatan Bioteknologi Kloning Dan Dampak Buruknya

Pemanfaatan Bioteknologi Kloning


Saat ini bioteknologi sudah semakin berkembang sehingga bioteknologi dapat dimanfaatkan untuk bioremediasi, menemukan bibit unggul, menghasilkan insulin dan antibiotik, serta produksi energi. Berikut ini akan diuraikan mengenai pemanfaatan bioteknologi secara lebih jelas.

Kloning

Apakah sebenamva kloning itu? Kioning adalah proses menciptakan suatu organisme yang memiliki saluran yang identik dengan organism lain (kembar identik). Artinya, setiap DNA dan masing-masing organisme sama. Sebenamya kloning sudah lama diketahui, yaitu dengan adanya manusia yang lahir kembar identik, tetapi hal ini tercipta secara alami.



Saat ini sudah dilakukan teknologi kloning modern, dengan membuat kembar identik pada organisme di laboratorium. Kloning pertama kali mendunia ketika dombajJolly dipertunjukkan tahun 1997. tetapi sebenarnya teknologi kloning sudah adajauh sebelum kemunculan Doll. Bagaimana manusia dapat melakukan pembuatan salman genetik yang identik dan suatu organisme? Ada sepasang cara untuk melakukan hal tersebut, yaitu membuat embrio kembar secara buatan, atau embno buatan dan transfer inti sel somatik.
  • Membuat ernbrio kernbar secara buatan.
Membuat embrio kembar secara buatan merupakan teknologi pengklonan dengan menggunakan teknologi yang tidak terlalu sulit karena meniru proses alaini dalam menciptakan kembar identik. Di alam. proses kembar identik terjadi sesaat setelah pembuahan sel telur oleh sel sperma. Dalam kasus yang sangat jarang terjadi ini, sd telur yang telah dibuahi akan menghasilkan zigot. Kemudian, zigot mencoba membelah din menjadi dua sd embrio dan keduanya terpisah.

Setiap sel terus membelah dan akhirnya berkembang menjadi individu yang tcrpisah di dalam tubuh induknya. Karena kedua sel berasal dan zigot yang sarna. individu yang dihasilkan akan identik secara genetik. Proses membuat emhrio kembar secara buatan menggunakan pendekatan yang sama. tetapi prosesnya terjadi dalam cawan petri dan bukan di dalam tubuh induknya. Hal ini dilakukan dengan cara memisahkan secara manual embrio yang masih sangat muda menjadi sel-sel individu dan kemudian membiarkan setiap sel membelah dalam dirinya (mengembangkan din). Embnio yang dihasilkan kemudian ditempatkan ke dalam induk pengganti (surrogate mother), di mana embrio tersebut akan berkembang sampai dilahirkan. Karena semua embnio berasal dan zigot yang sama, proses tersebut disebut identik secara genetik.
  • Transfer inti set sornatik
Transfer inti sel somatik (SCNT Somatic Cell Nuclear Transfer) menggunakan pendekatan yang berbeda daripada membuat embrio kembar secara buatan. tetapi proses ini membenikan hasil yang sama, yaitu suatu kion identik atau salman genetik dan suatu individu. Metode ini digunakan untuk menciptakan domba Dolly. Untuk membuat Dolly, peneliti mengisolasi sel somatik (setiap sel dalarn tubuh kecuali sel sperma dan sd telur), dan satu domba dewasa betina, kemudian inti dan sd tersebut ditransfer ke dalam sel telur asal inti sel tersebut diambil.

Setelah mengalaini sepasang pelukaan zat kiinia (cheinical tweaks), sel telur dengan inti sd yang baru akan berperilaku seolah-olah seperti zigot yang baru saja dibuahi. Sel tersebut berkembang menjadi ernbrio, kemudian ditanamkan pada induk pengganti sampai saatnya lahir.

Domba Dolly merupakan suatu replica genetik sesungguhnya dan satu domba betina dewasa yang mendonorkan inti sd sornatik ke sd telur. Dolly merup akan marnalia pertama yang pernah
dikion dan sel somatik dewasa.

Bagaimana SCNT berbeda dengan cara alaini dalam membuat embrio? Metode pembuahan suatu sel telur oleh sperma dan kioning SCNT memberikan hasil yang sama, yaitu suatu pembelahan bola sel yang disebut ernbrio. Perbedaan kedua metode ini ialah dan mana asal kedua kromosorn, karena suatu embrio terdiri dan sel-sel yang mengandung dua pasang sd kromosom.

Pada pembuahan, sperma dan sel telur mengandung sepasang kromosorn sehingga ketika sperma dan sd telur bergabung, zigot yang dihasilkan merniliki dua pasang kromosom (sepasang dan ayah dan sepasang dan ibu). Pada SCNT. sepasang sd yang ada pada sd telur dipindahkan, kernudian tempatnya diisi oleh inti dan sel somatic yang telah mengandung dua pasang kromosom. Oleh karena itu, embrio yang dihasilkan kedua pasang sel krornosorn berasal dan Sel sornatik.

Apakah perbedaan pengklonan organisme dan pengklonan gen? Pengklonan organisme merujuk pada pembuahan suatu salman genetic yang identik dan suatu organisme, sedangkan pengklonan gen berarti mengisolasi atau meinisahkan sam salman identik satu gen dan semua gen iada satu organisme. Biasanya, pmses ini melibatkan penyalinan deretan DNA dan gen tersebut ke dalam DNA yang lebih kccil dan mudah dimasuki. contohnya plasinid. Hal ini akan rnernudahkan kita untuk mempelajari kegunaan dan gen secara individu dalam laboratorium. Contoh pengklonan gen ialah pembuatan insulin. Manfaat kioning antara lain sebagai berikut.
  • Kloning unnik ru/uan kedokteran
Dan semua alasan. kioning untuk tujuan kedokteran merupakan yang paling potensial memberikan keuntungan bagi manusia. Banyak sekali hal yang dipelajari oleh peneliti tentang penyakit manusia dan mempelajari model hewan. seperti tikus. Model hewan tersebut direkayasa secara genetik untuk melakukan mutasi yang menyebabkan penyakit dalam gennva. Teknologi kion mungkin mengurangi waktu yang diperlukan dalam membuat model hewan transgenik, dan hasilnya merupakan populasi dan hewan yang identik secara genetik untuk dipelajari.
  • Kloning set huiung (stern cell) untuk penelitian
Sel batang merupakan blok bangunan tubuh yang bertanggung jawab terhadap perkembangan, pemeliharaan, dan perbaikan tubuh selama hidup. Sebagai hasilnya, sel ini dapat digunakan untuk memperbaiki organ dan jaringan tubuh yang rusak atau telah mati.
  • Kloning unruk menghasilkan obat
Hewan ternak seperti sapi. domba, dan kambing saat ini sedang direkayasa secara genetik untuk rnenghasilkan obat dan protein yang berguna dalam hidang kedokteran.
  • Kloning uniuk inembuat insulin
Saat ini. untuk memenuhi kebutuhan insulin yang tinggi digunakan bakteri untuk rnenghasilkan insulin. Pada bakteri itu disisipkan gen insulin dart manusia. Insulin ialah hormon yang berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah. Hormon ini sangat dibutuhkan oleh penderita diabetes melitus karena penderita diabetes meletus tidak mampu menghasilkan hormon tersebut. Hormon insulin dihasilkan oleh kelenjar pankreas yang berfungsi rnengubah glukosa dalarn darah menjadi glikogen.

Dampak Buruk Melakukan Kloning

Apabila melakukan penelitian, tidak semua basil yang didapat itu baik, tentu saja ada yang gagal. Selain itu, hasil penelitian dapat juga memberikan dampak yang buruk. Berikut mi akan diuraikan rnengenai dampak buruk kioning.
  • Kegagalan rang cukup tinggi
Pengklonan hewan rnclalui transfer inti sd somatik sama sekali tidak efisien, laju kesuksesan antara 0, 1 — 3 persen. Artinya usaha yang dilakukan sangat banyak, tetapi tingkat keberhasilan sangat kecil. Hal ini disebabkan antara lain proses pembuatan inti dan sel telur dan inti yang ditransfer rnungkin tidak kompatibel, penanarnan ernbrio dalam induk pengganti mungkin gagal. dan keharnilan itu sendiri mungkin gagal.
  • Masallah selama perkembangan selanjutnya
Ketahanan hewari yang dikion cenderung lebih rendah dibandingkan hewan yang tidak dikion. Ilmuwan menyebutnya gejala Large Offcpring Syndrome’(LOS). Hasil kion biasanya merniliki organ besar yang abnormal, seperti ginjal yang cacat, otak malf ormasi (pembentukan otak yang tidak benar), dan sistem imunisasi (kekebalan) yang cacat.
  • Pola ekspresi yang abnormal
Pada proses memprogram DNA ada kemungkinan terjadi pembuatan program yang tidak lengkap sehingga dapat menyebabkan embrio berkembang abnormal.
Sumber Pustaka: Ganeca Exact