Pembuahan (Fertilisasi) Dalam Perkembangbiakan Generatif

Pembuahan (Fertilisasi) Dalam Perkembangbiakan Generatif


Pembuahan adalah proses peleburan antara inti sperma dengan sel telur (ovum). Berdasarkan tempat terjadinya, pembuahan pada hewan dapat dibedakan atas pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal) dan pembuahan di luar tubuh (fertilisasi eksternal). Pembuahan di luar tubuh adalah jika proses bertemu dan meleburnya sel telur dan sel sperma terjadi di luar tubuh induk. Sedangkan pembuahan di dalam tubuh adalah jika bertemu dan meleburnya sel telur dan sel sperma berlangsung di dalam tubuh hewan betina.

Pembuahan di luar tubuh

Hewan yang mengalami pembuahan di luar tubuh contohnya adalah ikan dan katak. Hewan betina mengeluarkan ribuan ovum ke air. Hewan jantan mengeluarkan jutaan sperma ke air. Hewan tersebut mengeluarkan sel telur dan sperma dalam jumlah besar untuk mencegah gagalnya pembuahan. Keberh asilan proses pembuahan di luar adalah kecil karena banyak mengalami gangguan. Misalnya, sel telur dan sperma dimakan oleh hewan air lainnya atau terbawa arus.



Pembuahan di dalam tubuh

Hewan yang mengalami pembuahan di dalam tubuh hewan betina adalah kelompok reptilia, burung, dan mamalia. Hewan-hewan jantan mempunyai alat untuk menyalurkan sperma ke tubuh hewan betina. Alat tersebut disebut penis, sedangkan pada reptilia misalnya kadal disebut hemipenis. Karena pembuahan berlangsung di dalam tubuh betina, kemungkinan pembuahan itu berhasil cukup besar. Hewan betina tidak mengeluarkan banyak telur. Misalnya, kucing menghasilkan 3-5 telur, kambing 2-4 telur. Sapi, kerbau, dan kuda hanya menghasilkan satu telur.
  • Pembuahan di Kiar tubuh (fertilisasi eksternal) terjadi bila sel sperma dan ovum bertemu di luar tubub.
  • Pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal) terjadi bila sel sperma dan ovum bertemu di dalam tubuh hewan betina.
Sumber Pustaka: Erlangga