Pentingnya Kebebasan Yang Bertanggung Jawab Dalam Mengemukakan Pendapat

Pentingnya Kebebasan Yang Bertanggung Jawab Dalam Mengemukakan Pendapat


Kita mengakui persamaan dan kebebasan setiap manusia. Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan serangkaian hak dan kewajiban asasi yang sama dan seimbang, seperti hak hidup. hak kemerdekaan ataĆ¼ kebebasan. Kebebasan berkaitan dengan kewajiban. yaitu kewajiban bertanggung jawab terhadap din sendiri, masyarakat, negara. sesama manusia, dan Tuhan Yang Maha Esa.

Setiap orang Indonesia bebas dan merdeka. Akan tetapi, kebebasan seseorang senantiasa dihadapkan kepada kebebasan orang lain. Inilah yang disebut kebebasan yang bertanggung jawab. Kebebasan yang bertanggung jawab memiliki arti sebagai berikut.


  1. Kebebasan seseorang harus selalu memperhatikan batas-batas penghargaan terhadap orang lain.
  2. Kebebasan seseorang harus senantiasa mengindahkan nilai-nilai dan norma-norma kesusilaan. hukum negara, dan adat istiadat yang berlaku.
Kita sebagai warga negara Indonesia perlu memahami arti kebebasan yang bertanggung jawab menurut pandangan bangsa Indonesia. Hak kebebasan yang dipergunakan tanpa batas akan menimbulkan keresahan masyarakat dan kekacauan negara (anarki). Oleh karena itu, seseorang yang memiliki kebebasan harus mempertanggungjawabkan kebebasannya itu kepada sesama manusia di dalam masyarakat dan negara. dan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, kebebasan yang diperoleh hendaklah dipergunakannya sebagai alat agar orang lain juga merasa sejahtera dan bahagia.

Dengan demikian, pentingnya kebebasan yang bertanggung jawab adalah agar setiap warga negara dengan penuh kesadaran menggunakan hak dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Apabila hal itu dilakukan, tiap-tiap warga masyarakat dan warga negara merasa aman dan tenteram lahir batin. Kita memiliki kemerdekaan atau kebebasan mengeluarkan pendapat, tetapi dalam menggunakannya harus senantiasa memperhatikan kepentingan bersama atau kepentingan umum.

Misalnya, seorang pelajar yang sedang belajar di dalam kelas sambil berteriak dan mengganggu temannya sehingga ia lupa bahwa di sampingnya adajuga teman lain yang sedang belajar; seorang anggota musyawarah memaksakan pendapatnya harus diterima oleh peserta musyawarah sehingga tidak menghargai pendapat peserta lainnya; tiap orang mempunyai hak untuk menulis pendapatnya dan disalurkan melalui media massa, tetapi pendapat itu jangan sampai orang lain merasa terhina.

Kebebasan mengeluarkan pendapat dijamin oleh undang-undang, tetapi dalam menggunakan kebbasan mengeluarkan pendapat harus disertai dengan tanggung jawab dan harus selalu memperhatikan kepentingan umum atau kepentingan bersama.
Sumber Pustaka: Tiga Serangkai