Sumber Makanan Baru Dalam Peningkatan Produksi Pangan

Sumber Makanan Baru


Di lingkungan kita banyak terdapat berbagai jenis bahan makanan yang bergizi. Namun demikian banyak yang belum dimanfaatkan dengan baik. Misalnya adalab bahan makanan berupa ubi, bentul, ketela pohon, dan ketela rambat. Bahan makanan tersebut merupakan sumber karbohidrat yang setara dengan padi atau terigu. Bahan-bahan makanan itu dapat dikenalkan sebagai sumber makanan baru.

Protein tidak harus diperoleh dan daging dan telur. Masih banyak bahan makanan lain yang mengandung protein cukup tinggi, inisalnya kacang-kacangan, tempe, ikan laut, belut, kelinci, dan keong. Beberapa di antara hahan tersebut tidak disukai, hanya karena belum terbiasa atau kurang bergengsi. Untuk itu perlu diinformasikan, bahwa kandungan zat di dalamnya tidak kalah dengan bahan makanan lain. Selain itu, kreasi penyajiannya hams dibuat menarik sehingga orang akan tertarik untuk mencobanya.



Sekarang perlu dilakukan penganekaragaman sumber bahan makanan sehingga tidak hanya tergantung pada beras dan daging. Berbagai sumber makanan baru itu diharapkan dapat menambah atau menggantikan makanan yang sudah ada. Cara-cara untuk mendapatkan sumber makanan baru itu antara lain sebagai benikut.
  1. Menemukan hewan atau tumbuhan yang dapat dimakan, tetapi belum dimanfaatkan atau dibudidayakan.
  2. Mengalihkan perhatian ke lautan, mengingat lingkungan laut kita sangat luas dan belum dimanfaatkan secara maksimal.
  3. Bahan makanan yang sama inisalnya karbohidrat dan ubi, ketela pohon. sagu, jagung, dibuat menjadi berbagai jenis makanan agar bervariasi. Variasi makanan yang dibuat hendaknya memperhatikan hal sebagai benikut.
    a. mudah dibuat
    b. bernilai gizi tinggi; jika perlu, dapat ditambah protein dan vitainin
    c. dapat memenuhi selera banyak orang
    d. tidak mengandung zat yang berbahaya bagi kesehatan.
Sumber Pustaka: Erlangga