5 Tipe Lembaga Sosial Dan Contohnya

Tipe Lembaga Sosial


Menurut JP. Gillin dan JL. Gillin, tipe lembaga-lembaga sosial dikiasifikasikan sebagai berikut.

Dilihat dan sudut perkembangannya

  1. Crescive institutions. Lembaga yang secara tidak disengaja tumbuh dan adat istiadat masyarakat. Contoh, agama. perkawinan, warisan, dan hak milik.
  2. Enacted institutions. Lembaga yang sengaja dibentuk untuk memenuhi tujuan tertentu. Contoh, lembaga perdagangan, pendidikan, dan utang piutang.


Dari sudut sistem nilai yang diterima masyarakat

  1. Basic institutions. Lembaga yang digunakan untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat. Contoh, keluarga, sekolah, dan negara.
  2. Subsidiary institutions. Lembaga sosial yang berkaitan dengan hal-hal yang kurang begitu penting. Seperti, rekreasi, menyanyi, dan olah raga.

Dari sudut penerimaan masyarakat

  1. Social sanctioned institutions. Lembaga yang diterima masyarakat. seperti sekolah, perusahaan dagang, perbankan, dan koperasi.
  2. Unsanctioned institutions. Lembaga yang ditolak masyarakat, seperti perjudian, perampokan, penjambretan, walaupun masyarakat kadang-kadng tidak berhasil memberantasnya.

Dari faktor penyebarannya

  1. General institutions. Lembaga yang dikenal oleh hampir seluruh masyarakat dunia, seperti agama, dan teknologi.
  2. Restricted institutions. Lembaga yang dianut oleh masyarakatm asyarakat tententu di dunia. Contoh, agama Islam, Kristen, Budha, Hindu, dan l(atolik.

Dari sudut fungsinya

  1. Operative institutions. Lembaga yang benfungsi menghimpun tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan, sepenti lembaga dalam industnialisasi.
  2. Regulative institutions. Lembaga yang bertujuan untuk mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang tidak menjadi bagian mutlak dan lembaga itu sendiri. Contoh, lembaga-lembaga hukum seperti polisi, kejaksaan, pengadilan. 
Sumber Pustaka: Erlangga